facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Melonjak! Kasus Covid-19 DKI Tembus 1.825 Orang

Erick Tanjung | Ummi Hadyah Saleh Sabtu, 22 Januari 2022 | 21:58 WIB

Melonjak! Kasus Covid-19 DKI Tembus 1.825 Orang
Ilustrasi Covid-19. [Xinhua via DW]

"Perlu digarisbawahi bahwa 5.890 orang dari jumlah kasus aktif (75,1 persen) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri," ujar Dwi.

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta bertambah sebanyak 1.364 kasus per Sabtu (22/1/2022).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan dengan penambahan kasus tersebut, kasus aktif hingga kini sebanyak 7.840 orang.

"Perlu digarisbawahi bahwa 5.890 orang dari jumlah kasus aktif (75,1 persen) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri," ujar Dwi dalam keterangannya.

Sementara itu, kata Dwi kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.825 orang sehingga total 877.568 kasus.

"Yang mana 1.528 di antaranya (83,7 persen) juga merupakan transmisi lokal," ujarnya.

Baca Juga: Pemprov DKI: Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin Booster Capai 216.726 Orang

Selain itu, Dwi turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta.

Kata Dwi, dari 1.313 orang yang terinfeksi, sebanyak 854 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 459 lainnya adalah transmisi lokal. Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas.

Dwi menuturkan, pihaknya mencatat telah dilakukan tes PCR sebanyak 23.282 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.117 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru. Hasilnya 1.825 positif dan 20.292 negatif.

"Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 56.779 orang dites, dengan hasil 735 positif dan 56.044 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR," ucap Dwi.

Baca Juga: Pemprov DKI Sahkan Pedoman Wayfinding untuk Kembangkan Jaringan Transportasi Umum

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait