SuaraJakarta.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyiapkan dua tower di Rusun Daan Mogot, Jakarta Barat, untuk tempat isolasi mandiri (isoman) pasien COVID-19.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi jika kapasitas rumah sakit sudah tidak bisa menampung lagi pasien yang terpapar COVID-19.
Hal ini mengingat lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta yang terus terjadi setiap harinya belakangan ini.
"Sementara ini tower enam dan tower tujuh di Rusun Daan Mogot disiapkan jadi tempat karantina pasien COVID-19," kata Kepala Satuan Prasarana Unit Pengelola Rumah Susun Daan Mogot, Hendi Radewa, saat dikonfirmasi, Rabu (2/2/2022).
Baca Juga:Positif Covid-19 Indonesia Meroket 17.895 Orang, 25 Jiwa Meninggal Dunia
Hendi mengantakan, rencana ini sudah rampung setelah Badan Nasional Penanggalan Bencana (BNPB) melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinkes DKI Jakarta pada Desember 2021.
Nantinya, 520 hunian yang ada di dua tower itu akan dijadikan ruang isolasi mandiri. Setiap huniannya diisi dua tempat tidur, satu ruang tidur dan satu kamar mandi.
"Jadi kalau ditotal mungkin 1.040 untuk dua tower," kata dia.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan beberapa persiapan di antaranya menyiapkan tempat tidur. Beberapa fasilitas kesehatan juga sudah disiapkan guna memfasilitasi para pasien.
Walau fasilitas sudah mulai disiapkan, Hendi mengaku para tenaga kesehatan dan petugas keamanan belum ditugaskan di lokasi.
Baca Juga:Gelombang Ketiga Covid-19: BOR RS Persahabatan Naik 84,6 Persen, Pasien Positif Capai 156 Orang
Dia memperkirakan para petugas keamanan dan tenaga kesehatan akan bertugas setelah Rusun Daan Mogot sudah menerima pasien COVID-19 dan fasilitas sudah lengkap.
"Kalau memang nanti sudah ada fasilitas lengkap mungkin satgasnya baru standby sih kayaknya," jelas dia. [Antara]