facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mulai Jumat Depan, 11 Halte TransJakarta di Ibu Kota Ditutup untuk Direvitalisasi

Erick Tanjung Kamis, 14 April 2022 | 05:00 WIB

Mulai Jumat Depan, 11 Halte TransJakarta di Ibu Kota Ditutup untuk Direvitalisasi
Ilustrasi-- Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Mulai Jumat tanggal 15 April 2022, kita akan mulai penutupan," ujar Indrayana.

SuaraJakarta.id - PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta akan menutup 11 halte sebagai bagian dari pekerjaan revitalisasi guna meningkatkan kapasitas dan pelayanan transportasi publik khususnya di DKI Jakarta.

Direktur Teknik dan Digital TransJakarta M Indrayana mengatakan tahun ini ada sebanyak 46 halte yang direvitalisasi secara bertahap.

"Mulai Jumat tanggal 15 April 2022, kita akan mulai penutupan. Dari dua halte yang saat ini kondisinya sudah tertutup, kita akan menambah sembilan halte lagi akan kita tutup terkait pelaksanaan pekerjaan ini," kata Indrayana saat bincang santai bersama media di Jakarta, Rabu (13/4/2022) malam.

Indrayana menjelaskan dua halte yang lebih dahulu dilakukan penutupan yakni Halte Balai Kota dan Halte Kwitang.

Baca Juga: TransJakarta Setop Sementara Empat Rute Layanan yang Lewati DPR

Sementara itu, sembilan halte lainnya adalah:

1. Halte Dukuh Atas 1;
2. Halte Tosari;
3. Halte Juanda;
4. Halte Cawang Cikoko;
5. Halte Bundaran HI;
6. Halte Sarinah;
7. Halte Kebon Pala;
8. Halte Gelora Bung Karno;
9. Halte Stasiun Jatinegara 2

Adapun pengerjaan revitalisasi ini memakan waktu selama 6 bulan. Sementara itu, para pengguna jasa TransJakarta akan dialihkan menggunakan bus pengumpan (atau huttle bus terutama di koridor 1 Blok M--Kota.

Menurut Indrayana, pengerjaan revitalisasi ini merupakan bagian dari transformasi transportasi publik di Jakarta dengan berbagai konsep.

Pertama, revitalisasi ini mewujudkan integrasi yang akan menghubungkan dengan moda lainnya, seperti KRL, LRT dan MRT.

Baca Juga: Daftar Rute TransJakarta Dihentikan karena Demo Mahasiswa 11 April Ricuh

"Integrasi adalah kunci sukses transportasi publik Jakarta. Kita memperbaiki infrastrukturnya dalam konsep prasarana, yaitu halte," kata dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait