"Saya baru selesai makan, tiba-tiba ada suara teriakan minta tolong. Saya pastiin dengerin sampai tiga kali, ternyata emang bener ada perampokan," katanya ditemui di kediamannya, Rabu (20/4/2022).
![Lokasi perampokan minimarket waralaba yang berada di Kawasan Jatake Pagedangan Kabupaten Tangerang. [Suarajakarta.id/Wivy Hikmatullah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/20/30626-perampokan-minimarket-di-tangerang.jpg)
Erdi menerangkan, teriakan minta tolong itu dia dengar sekira pukul 23.00 WIB. Menurutnya, karyawan yang teriak itu berada di lantai dua bangunan dan dikunci di salah satu ruangan.
Hal itu diketahui lantaran salah satu karyawati teriak minta tolong melalui jendela di lantai dua.
"Warga tahunya karena karyawannya yang perempuan teriak. Dikunci dari luar, minta tolong-tolong, ada rampok bawa pistol," terangnya.
Baca Juga:Perampokan Minimarket di Tangerang: Arah CCTV Mengarah ke Tembok, Diduga Diubah Perampok
![Perampok menyandera pegawai Alfamart di Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/4/2022) malam. [Tangkapan Layar CCTV @abouttng_official]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/20/61505-pegawai-alfamart-disandera-perampok.jpg)
Mendengar perampok membawa senjata api, Erdi pun mengurungkan niat untuk mendatangi minimarket tersebut.
Dia kemudian memberitahu warga lainnya soal ada perampokan minimarket tersebut.
"Dengar perampok bawa pistol ya sebagai warga mundur lagi. Takut kita jadi korban kan dia (perampok) nekat. Tahu-tahu nongol dari jendela terus nembak," ungkapnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Baca Juga:Kronologi Perampokan Minimarket di Tangerang, Sekap 3 Pegawai di Ruang Brankas