facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polda Metro Jaya Larang Keras Anggotanya Mudik, Kabid Humas: Saya Juga Nggak Mudik

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir Rabu, 27 April 2022 | 14:35 WIB

Polda Metro Jaya Larang Keras Anggotanya Mudik, Kabid Humas: Saya Juga Nggak Mudik
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. (Suara.com/Yasir)

Musim libur Idul Fitri tahun ini, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melarang keras anggotanya mudik ke kampung halaman.

SuaraJakarta.id - Musim libur Idul Fitri tahun ini, Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya melarang keras anggotanya mudik ke kampung halaman.

Polda Metro Jaya menegaskan, jika semua anggotanya ditugaskan untuk melakukan pengamanan di ibu kota. 

"Enggak boleh (mudik)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2022).

Zulpan mengemukakan, anggotanya di Polda Metro Jaya sudah ditugaskan untuk pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 2022 dengan sandi Operasi Ketupat. 

Baca Juga: Anggota Polri Dilarang Mudik, Polda Metro Jaya: Semuanya Bertugas Pengamanan Lebaran

"Kami semua, tugas pengamanan semua. Saya juga nggak mudik," katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2022 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/4) lalu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kakorlantas Irjen Pol Santyabudi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Listyo menyebut apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2022 ini digelar serentak di seluruh wilayah. 

"Diselenggarakan secara serempak hari ini di seluruh Indonesia mulai dari tingkat Mabes Polri sampai kesatuan wilayah," ungkap Listyo.

Baca Juga: Antisipasi Aksi Maling Rumah Kosong saat Ditinggal Pemiliknya Mudik, Polda Metro Jaya akan Gelar Patroli Rutin 24 Jam

Dalam pelaksanaannya, kata Listyo, total ada 144.392 personel gabungan yang diterjunkan. Mereka meliputi unsur Polri, TNI, BNPB, BMKG, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Pramuka. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait