facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologi Pembunuhan Dini, Wanita Jakbar yang Hilang dan Tewas di Tangan Istri Kekasihnya

Rizki Nurmansyah Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:35 WIB

Kronologi Pembunuhan Dini, Wanita Jakbar yang Hilang dan Tewas di Tangan Istri Kekasihnya
Ilustrasi TKP pembunuhan.

Sebelumnya, Dini dilaporkan hilang sejak 26 April 2022 lalu usai pamit untuk buka puasa bersama.

SuaraJakarta.id - NU, pelaku pembunuhan terhadap Dini Nurdiani (26)—wanita asal Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar)—terbakar cemburu hingga nekat menghabisi nyawa kekasih dari suaminya itu.

Sebelumnya, Dini dilaporkan hilang sejak 26 April 2022 lalu usai pamit untuk buka puasa bersama. Jenazah korban akhirnya ditemukan di semak-semak wilayah Citra Green Cibubur, Bekasi, Jumat (13/5/2022) kemarin.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, tersangka NU nekat menghabisi nyawa korban lantaran terbakar api cemburu. Ia pun menceritakan kronologi pembunuhan berencana itu.

Ardhie mngungkapkan, NU sebelumnya menemukan pesan singkat aplikasi di handphone suaminya yang berisi tentang pertanyaan dari korban terkait kapan bakal menceraikan tersangka.

Baca Juga: Terkuak! Pelaku Pembunuhan Dini Wanita Jakbar Ternyata Istri Sang Kekasih

"Melihat pesan seperti itu, tersangka langsung naik pitam, dan merencanakan pembunuhan tersebut," kata Ardhie di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/5/2022).

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo dalam konferensi pers terkait kasus pembunuhan berencana yang menewaskan seorang hijaber, Dini Nurdiani (26), di Mapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/5/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo dalam konferensi pers terkait kasus pembunuhan berencana yang menewaskan seorang hijaber, Dini Nurdiani (26), di Mapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/5/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Ardhie mengungkapkan, tersangka kemudian berpura-pura menjadi suaminya dalam membalas pesan singkat itu. Singkat cerita, masih dalam penyamaran menjadi suaminya, NU kemudian mengajak korban untuk buka bersama (bukber).

Kemudian, tersangka pun menjemput korban di Halte Garuda Taman Mini. Saat itu, NU menyamar sebagai keponakan suaminya.

"Jadi tersangka berpura-pura sebagai utusan suaminya atau selingkuhan korban. Ia berpura-pura sebagai keponakan dari selingkuhannya," ungkapnya.

Sebelum menjemput korban, tersangka lebih dulu mempersiapkan alat-alat untuk menghabisi korban. Mulai dari kunci Inggris, gunting rumput hingga pakaian salin.

Baca Juga: Kecam Pembunuhan Terhadap Wartawati Al Jazeera, DK-PBB Minta Kasusnya Diusut Tuntas

Sesampainya di lokasi yang dinilai jauh dari keramaian, tersangka menghentikan laju kendaraannya. Ia berdalih bahwa kekasih korban bakal menemuinya di lokasi tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait