facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Diduga Curi Parfum di Minimarket, Seorang Pria Babak Belur Diamuk Warga Buki Duri

Erick Tanjung | Yaumal Asri Adi Hutasuhut Jum'at, 27 Mei 2022 | 12:10 WIB

Diduga Curi Parfum di Minimarket, Seorang Pria Babak Belur Diamuk Warga Buki Duri
Seorang pria babak belur diamuk massa karena diduga mencuri di sebuah minimarket di Jalan Bukit Duri Selatan, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/5). [Suara.com/Yaumal]

Pelaku yang tertangkap diamankan warga di Pos RW 04 untuk menghindari amukan massa.

SuaraJakarta.id - Seorang pria babak belur diamuk massa karena diduga mencuri di sebuah minimarket di Jalan Bukit Duri Selatan, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @kabar.jaktim.

"Pelaku yang tertangkap selanjutnya diamankan warga di Pos RW 04 guna menghindari amukan massa," tulis akun @kabar.jaktim seperti dikutip Suara.com pada Jumat (27/5/2022).

Dalam keterangan @kabar.jaktim, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/5) sore kemarin. Disebutkan, pelaku sebenarnya datang bersama seorang rekannya dengan mengendarai sepeda motor matic. Namun ketika pelaku diamuk massa rekannnya tersebut kabur.

Baca Juga: Sopir Pajero Penabrak Pasutri Hingga Tewas di Pancoran Dites Urine

Terpisah, Arai (39), seorang warga yang berada di lokasi kejadian mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat pelaku memasuki minimarket. Namun, seorang tukang parkir melihat pelaku tersebut mengambil parfum tanpa membayarnya.

Ketika ditanya pelaku sempat mengaku sudah membayarnya. Namun pada saat itu pelaku juga menantang sang parkir.

Ketika ditanyakan ke kasir, pelaku benar belum membayar barang yang diambilnya. "Pas itu dia nantangin terjadi pukul-pukulan," ujar Arai.

Saat pelaku diamuk massa, rekannya langsung kabur untuk menyelematkan diri. Di samping itu secara tidak sengaja ditemukan kunci leter T yang jatuh dari kantong pelaku.

Warga pun curiga pria tersebut sebenarnya berniat untuk mencuri sepeda motor. Kata Arai, pelaku juga dalam keadaan mabuk, hal itu terlihat dari perilakunya yang sempoyongan.

Baca Juga: Mengisi Libur Kenaikan Isa Almasih di Taman Kota

"Pas ditanyain berapa dia ngobat sehari, 20 butir kata dia," ungkap Arai.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait