facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polisi Selidiki Dugaan Kasus Curanmor oleh Komplotan Debt Collector di Jakbar

Rizki Nurmansyah Sabtu, 28 Mei 2022 | 17:10 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Kasus Curanmor oleh Komplotan Debt Collector di Jakbar
Tangkapan layar video viral seorang debt collector ditangkap warga setelah tarik paksa sepeda motor milik seseorang di Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (27/5/2022). [Instagram@infojoglo]

Komplotan debt collector mencoba mengambil motor pengendara yang sudah lunas.

SuaraJakarta.id - Polsek Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) tengah menyelidiki peristiwa pencurian sepeda motor (curanmor) yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector yang terjadi pada Jumat (27/5/2022) lalu.

"Kami memang menerima adanya informasi soal kejadian itu. Kami sedang selidiki," kata Kapolsek Kembangan Kompol Binsar Sianturi saat dikonfirmasi, Sabtu (28/5/2022).

Peristiwa tersebut pun sempat terekam video dan viral di media sosial setelah di-posting melalui akun Instagram @infojoglo.

Dalam video tersebut terlihat warga yang sedang mengerumuni satu orang yang diduga dari komplotan mata elang atau debt collector.

Baca Juga: Tarik Paksa Sepeda Motor di Kembangan Jakbar, Debt Collector Ditangkap Warga

Mata elang sendiri merupakan komplotan penarik kendaraan bermotor yang menunggak dari perusahaan leasing.

Dalam keterangan video dijelaskan bahwa komplotan debt collector mencoba mengambil motor pengendara yang sudah lunas.

Empat orang mata elang pun berusaha melarikan diri bersama dengan sepeda motor korban. Namun satu orang beserta satu sepeda motor berhasil diamankan warga di lokasi.

"Ada empat terduga pelaku debt collector, satu orang sudah diamankan dan lainnya kabur," kata Binsar memperjelas, dikutip dari Antara.

Hingga saat ini polisi masih mendalami peristiwa dugaan curanmor tersebut. Satu orang debt collector yang ditangkap warga pun saat ini tengah diminta keterangan oleh polisi.

Baca Juga: Polisi Bekuk Ayah Penganiaya Anak Kandung di Jakarta Barat, Ditangkap di Tegal

Pihak Kepolisian sampai saat ini masih meminta keterangan korban.

"Sejauh ini masih dalam pendalaman mohon waktu," jelas dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait