facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polsek Kembangan Ringkus 3 Pengedar Ganja dari Jaringan Lampung

Rizki Nurmansyah Jum'at, 03 Juni 2022 | 22:17 WIB

Polsek Kembangan Ringkus 3 Pengedar Ganja dari Jaringan Lampung
Pengungkapan kasus narkoba jenis ganja jaringan Lampung oleh Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang maraknya peredaran ganja.

SuaraJakarta.id - Polsek Kembangan menangkap tiga pengedar narkoba jenis ganja. Dari tangan ketiga pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti ganja siap edar dengan total 2,5 kilogram.

Kapolsek Kembangan, Kompol Binsar Sianturi mengatakan, ketiga tersangka masing-masing berinisial AM alias G, HJ alias A dan AW alias K. Mereka diringkus ditiga tempat berbeda.

Binsar menyebut penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang maraknya peredaran ganja. Pada Rabu (18/5/2022) petugas berhasil meringkus AM.

AM mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari jaringan asal Lampung.

Baca Juga: 11 Pengguna Narkoba di Aceh Tengah Ditangkap, Ini Tampangnya

"Di rumah AM kita temukan satu paket besar jenis ganja dengan berat bruto 1,3 kg ganja kering," katanya di Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (3/6/2022).

Polisi kemudian melakukan pengembangan. Dari pengakuan AM, sebagian barang haram itu telah dioper ke seseorang yang berinisial HJ, di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

"HJ berhasil kita ringkus. Ia mengaku jika ganja tersebut disimpan di rumah temannya yang berinisial AW," kata Binsar.

Kemudian petugas berhasil meringkus AW di Penjaringan Jakarta Utara. Dari tangan AW, petugas mendapatkan barang bukti ganja dalam beberapa paket kecil. Jika ditotal paket ganja tersebut seberat 1,2 kilogram.

"Paket tersebut dijual mulai dari harga Rp 50 ribu untuk paket kecil, hingga Rp 500 ribu untuk paket besar," ungkapnya.

Baca Juga: BNN Musnahkan 5 Hektare Ladang Ganja Siap Panen di Kawasan Hutan Lindung Pegunungan Leuser

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku diancam terjerat pasal 111 Ayat 2 dan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 1 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait