facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Video Masjid Dijadikan Lahan Parkir, Begini Penjelasan Pihak DKM Masjid Jami Al Ikhlas

Chandra Iswinarno Kamis, 30 Juni 2022 | 22:21 WIB

Viral Video Masjid Dijadikan Lahan Parkir, Begini Penjelasan Pihak DKM Masjid Jami Al Ikhlas
Video viral sebuah masjid di Jembatan Besi Tambora, Jakbar jadi lahan parkir diunggah di medsos. [Tangkapan Layar]

Viral video masjid dijadikan lahan parkir yang diunggah melalui media sosial ditanggapi pihak DKM Jami Al Ikhlas Jembatan Besi, Tambora, Jakbar.

SuaraJakarta.id - Viralnya video yang memperlihatkan satu masjid di kawasan Jembatan Besi, Tambora dijadikan lahan parkir mendapat sorotan dari warganet. Video yang diunggah melalui media sosial tersebut kemudian mendapat cibiran.

Untuk meluruskan hal tersebut, pihak masjid kemudian memberikan klarifikasi. Seperti yang disampaikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Ikhlas Abdul Ghofur.

Ia mengatakan, kejadian tersebut memang benar adanya. Namun bukannya masjid menjadi lahan parkir, melainkan dari uang parkir masjid itu berdiri.

Suasana Masjid Jami Al Ikhlas Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat (Jakbar) pada Kamis (30/6/2022). [Suara.com/Faqih Faturrahman]
Suasana Masjid Jami Al Ikhlas Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat (Jakbar) pada Kamis (30/6/2022). [Suara.com/Faqih Faturrahman]

“Jadi begini saya jelaskan, ini bukannya masjid untuk parkir tapi dari parkir kita bersodakoh membuat masjid,” katanya, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: Warga Desa Bangun Masjid Berbentuk Ka'bah, Warganet Banyak yang Kagum: Masya Allah

Masjid Jami Al Ikhlas sebelumnya merupakan musala berukuran 3x3 meter dan di sekelilingnya merupakan tempat parkir yang dikelola oleh warga sekitar. Namun, seiring berjalannya waktu serta semakin meningkatnya jemaah, maka inisiatif untuk melakukan pelebaran masjid pun dilakukan.

Ia mengemukakan, semula temboknya hanya terbuat dari triplek dan kini berganti tembok. Tak hanya itu, luas masjid pun bertambah menjadi 8x12 meter.

Tak hanya itu, ia mengemukakan, keinginan untuk memperluas tempat ibadah tersebut datang dari masyarakat yang sering melakukan kegiatan ekonomi di sekitarnya. Lantaran, masyarakat meminta agar dapat melakukan ibadah Salat Jumat.

“Sebab banyak bermunculan jemaah, akhirnya kenapa gak sekalian diselenggarakan solat jumat aja,” katanya.

Ghofur menyebut, ketika dilakukan perluasan masjid, pihaknya mengaku tidak mendapatkan bantuan dari pihak manapun, termasuk pemkot. Sehingga sumbangan pembangunan pun dikumpulkan dari lahan parkir.

Baca Juga: Aksi Pria Gasak Kotak Amal Masjid Masjid di Tanah Tinggi Tangerang Terekam CCTV

“Sehari kasih sumbangan Rp200 ribu, paling gede Rp300 ribu sehari,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait