Pemprov DKI Akui Tingkat Pengangguran di Jakarta Selatan Relatif Tinggi

"Tingkat pengangguran di Jakarta Selatan dirasakan masih relatif tinggi dan masalah ketenagakerjaan masih menjadi tantangan Pemprov DKI Jakarta ke depan," kata Saigor.

Erick Tanjung
Rabu, 27 Juli 2022 | 13:58 WIB
Pemprov DKI Akui Tingkat Pengangguran di Jakarta Selatan Relatif Tinggi
Ilustrasi--tingkat pengangguran di Jakarta Selatan masih relatif tinggi berdasar data Badan Pusat Statistik. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJakarta.id - Dinas Tenaga Kerja, Transportasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta mengatakan tingkat pengangguran di Jakarta Selatan masih relatif tinggi berdasar data Badan Pusat Statistik atau BPS 2021.

"Tingkat pengangguran di Jakarta Selatan dirasakan masih relatif tinggi dan masalah ketenagakerjaan masih menjadi tantangan Pemprov DKI Jakarta ke depan," kata Kepala Bidang Penempatan Dinas Tenaga Kerja, Transportasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Saigor Polmatua Gultom di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Saigor menyebutkan berdasarkan Badan Pusat Statistik 2021 pada wilayah Jakarta Selatan tingkat pengangguran terbuka sebesar 7,33 persen.

Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, masih terasa relatif tinggi lantaran tingkat pengangguran di Jakarta Selatan pada 2019 mencapai 6,85 persen dan 2020 sebesar 10,79 persen.

Baca Juga:Dianggap Ugal-ugalan Saat Kawal Eks Wapres di Jaksel, Paspampres Buka Suara

"Adapun tingkat pengangguran yang relatif tinggi di Jakarta Selatan dipengaruhi oleh pertambahan jumlah pengangguran itu sendiri dan pertumbuhan kesempatan kerja yang tidak seimbang," ujar dia.

Disebutkan pula, adanya pandemi Covid-19 yang sempat melanda di Indonesia sehingga kegiatan pameran bursa kerja menjadi tertunda selama kurang lebih dua tahun.

Maka dari itu, pihak Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan (Sudis Nakertransgi Jaksel) menyelenggarakan kegiatan pameran bursa tenaga kerja pada 27 sampai 28 Juli 2022.

Kegiatan yang diselenggarakan di Pasaraya Blok M ini diharapkan mampu mengatasi masalah pengangguran yang terjadi di Provinsi DKI Jakarta sehingga berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Saigor, adanya kesempatan perusahaan membuka lowongan kerja dan menerima para pelamar nantinya bisa mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional di DKI Jakarta.

Baca Juga:Viral Wanita Protes Pasukan Pengawal Eks Wapres Dinilai Ugal-ugalan di Jalan, Pendapat Publik Terbelah

"Kondisi perekonomian DKI Jakarta terus dilakukan agar kondusif sehingga mampu mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional yang diharapkan mampu membuka kesempatan kerja," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak