Sisa Dua Bulan, Anies Pastikan Tak Ada Kekosongan Jabatan Gubernur DKI Jakarta

"Tolong dicatat, Gubernur DKI Jakarta akan selalu ada di provinsi ini. Adalah Anies Baswedan yang hanya (tinggal) dua bulan," kata Anies.

Erick Tanjung
Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:07 WIB
Sisa Dua Bulan, Anies Pastikan Tak Ada Kekosongan Jabatan Gubernur DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2022). (Ist)

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan Ibu Kota, meski dirinya sisa dua bulan menjadi gubernur.

"Tolong dicatat, Gubernur DKI Jakarta akan selalu ada di provinsi ini. Adalah Anies Baswedan yang hanya (tinggal) dua bulan," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta usai peringatan HUT RI ke-77, Rabu (17/8/2022).

Karena itu, Anies menerangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus melanjutkan kerja-kerja pemerintahan walaupun dirinya tidak lagi menjadi gubernur.

Mulai dari memastikan kesehatan masyarakat selalu terjaga, pendidikan tersedia, peluang kerja lebih luas, serta kesempatan untuk mendapatkan kegiatan perekonomian makin luas.

"Jadi bangkit yang disampaikan (dalam upacara bendera) itu, pada semua aspek. Ya semangatnya meningkat, ya karyanya lebih banyak, dan harapannya tiap-tiap keluarga pun merasakan perasaan kebangkitan yang sama, dan alhamdulillah indikator-indikator yang kita lihat hari ini menunjukkan bahwa Jakarta memang bangkit lebih cepat," ucap dia.

Selain itu, Anies juga menyebut Jakarta sebagai salah satu kota yang menjadi eskalator peningkat kesejahteraan bagi warga Indonesia. "Bila kita tengok kota kita, Jakarta adalah eskalator peningkat kesejahteraan bagi jutaan orang," ujar Anies.

Anies menjelaskan hal itu terlihat saat ada warga dari luar kota datang ke Jakarta untuk mengadu nasib. Setelah datang, berangsur-angsur kehidupan orang yang merantau ke Jakarta ada yang semakin sejahtera.

"Kesejahteraan hadir, kemakmuran, kecerahan masa depan, kecerahan generasi berikutnya, itu semua, diberikan kesempatannya untuk Republik ini. Kita punya utang budi pada Republik ini, dan kita harus bayar balik dengan cara bekerja untuk kemajuan Republik ini," kata dia. (Antara)

Terkini

Hari ini ada 6.025 kasus aktif COVID-19 di Jakarta, atau ada penurunan 209 kasus dari hari kemarin.

News | 22:00 WIB

Perseteruan ahli waris dengan pengurus vihara menjadi sorotan banyak pihak lantaran viral di media sosial usai akun YouTube Star Story mengunggahnya.

News | 21:42 WIB

Dalam video berdurasi tujuh detik itu, terlihat korban bersimbah darah sembari memegang bagian bawah punggung.

News | 21:03 WIB

Sherlly mengatakan, sejumlah orang tidak dikenal tiba-tiba saja secara paksa merangsek masuk ke dalam vihara dan melakukan kekerasan.

News | 20:44 WIB

Sarly menerangkan, senpi itu disuplai oleh pelaku MK (33) yang merupakan pecatan anggota TNI.

News | 20:23 WIB

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak