2 Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Tak Bisa Teridentifikasi Lewat Sidik Jari, Ini Penyebabnya

"Untuk kedua jenazah yang belum teridentifikasi sudah kita ambil sampel DNA," ujar Nyoman Eddy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/8/2022).

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 20:38 WIB
2 Jenazah Korban Kebakaran di Tambora Tak Bisa Teridentifikasi Lewat Sidik Jari, Ini Penyebabnya
Ilustrasi jenazah korban kebakaran. [Shutterstock]

SuaraJakarta.id - Dua jenazah korban kebakaran di Tambora belum teridentifikasi. Kedua jenazah tersebut tidak dapat diidentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari, rekam medis dan gigi korban semasa hidup.

Kepala Biro Kedokteran Polri, Brigjen Nyoman Eddy mengatakan, hal itu dikarenakan kondisi kedua jenazah yang sudah sulit dikenali secara visual akibat efek dari kebakaran tersebut.

"Untuk kedua jenazah yang belum teridentifikasi sudah kita ambil sampel DNA," ujar Nyoman Eddy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/8/2022).

Nyoman menambahkan, hasil tes DNA dua jenazah korban kebakaran itu baru akan keluar hasilnya sekitar tiga hingga empat hari ke depan.

Baca Juga:4 Jenazah Korban Kebakaran Ruko Indekos di Tambora Berhasil Teridentifikasi, Ini Identitasnya

"Kita harus menunggu pasti terlebih dahulu hasilnya, itu diusahakan secepatnya ya kita langsung bisa identifikasi, tapi diperkirakan ya Senin depan bisa kita liat hasilnya," kata dia.

Kepala Biro Kedokteran Polri Brigjen Nyoman Eddy saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (19/8/2022). [ANTARA/Yogi Rachman]
Kepala Biro Kedokteran Polri Brigjen Nyoman Eddy saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (19/8/2022). [ANTARA/Yogi Rachman]

Sebelumnya RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, telah menyerahkan empat jenazah korban kebakaran Tambora.

Keempat jenazah itu berhasil teridentifikasi berdasarkan kecocokan data pembanding seperti rekam medis dan gigi korban.

Keempat jenazah korban kebakaran yang telah diserahkan kepada pihak keluarga tersebut adalah Alex Chandra (21), Gholib Mawardi (27), Hamid (19) dan Edi Sunarto (40).

Kebakaran ruko indekos di kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022). ANTARA/ Ho-Sudin Gulkamart Jakarta Barat
Kebakaran ruko indekos di kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (17/8/2022). ANTARA/ Ho-Sudin Gulkamart Jakarta Barat

Diketahui, kebakaran melanda ruko indekos di Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Akibatnya enam orang tewas dan tiga orang mengalami luka bakar pada Rabu (17/8) sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca Juga:Dua Jenazah Korban Kebakaran Indekos Tambora Belum Teridentifikasi, 4 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Para korban yang meninggal dunia maupun mengalami luka bakar diduga terjebak di dalam rumah indekos yang terbakar itu.

News

Terkini

Riza mengatakan, dirinya keluar dan menemui massa untuk mendengar apa yang menjadi tuntutan dalam aksi massa KRMP ini.

News | 20:07 WIB

"Selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," ucap Riza.

News | 19:56 WIB

Juga pernah beraksi merampok toko emas di kawasan Tangerang Raya lainnya.

News | 19:51 WIB

Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.

News | 19:13 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria keluar menemui massa. Hanya saja, ia berdiri di balik gerbang Balai Kota.

News | 18:23 WIB

Anies juga didesak untuk keluar menemui massa. Jika Anies tak kunjung keluar, maka massa tak segan bertahan hingga menginap di lokasi aksi.

News | 17:31 WIB

Ia juga mengatakan secara fisik kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan baik.

News | 17:07 WIB

Sigit berharap langkah penahanan yang dilakukan penyidik dapat menjawab pertanyaan publik yang selama ini menanyakan posisi Putri Candrawathi yang tidak kunjung ditahan.

News | 16:54 WIB

Kejadian pencurian kotak amal di Mushola Roudhatul Jannah kerap terjadi.

News | 16:29 WIB

Kapolri juga mengumumkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawatahi ditahan di Rutan Mabes Polri.

News | 16:04 WIB

"Status FS secara resmi sudah tidak menjadi anggota Polri."

News | 15:32 WIB

Dijelaskan penyerangan gangster itu terjadi pukul 02.35 WIB.

News | 15:30 WIB

"Anies justru melanggengkan praktik penggusuran paksa di DKI Jakarta dengan tidak mencabut Peraturan tersebut."

News | 15:25 WIB

Syarifah menyebut penangkapan bermula saat pihak kepolisian mendapat informasi dari warga.

News | 15:22 WIB
Tampilkan lebih banyak