"Anak Cewek Wajib di Dapur, Lelaki ke Pasar", Cerita Anies Kenang Didikan Sang Nenek

Anies meminta jajarannya di BUMD Pasar Jaya untuk mengadakan program orangtua ajak anak ke pasar.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Jum'at, 23 September 2022 | 07:05 WIB
"Anak Cewek Wajib di Dapur, Lelaki ke Pasar", Cerita Anies Kenang Didikan Sang Nenek
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan dalam peresmian empat pasar di Pasar Cipinang Kebembem, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Anies menegaskan jika semua orang yang memiliki kuasa di manapun berpikiran untuk perkaya diri sendiri, Indonesia tidak akan pernah meraih kemerdekaan.

"Bayangkan jika pendiri bangsa seperti Bung Hatta yang pendidikannya sangat tinggi ketika 95 persen masyarakat masih buta huruf, hanya memikirkan untuk memakmurkan diri sendiri tidak akan merdeka kita selama 77 tahun ini. Karenanya semua orang harus bisa mengendalikan diri, hentikan praktek memperkaya diri sendiri, kelompok dan golongan dalam ekosistem ini. Mungkin ini klasik tapi harus diungkapkan untuk mengingatkan kita semua," ucapnya.

Anies juga meminta semua direksi dan manajemen sampai tingkat terbawah dalam pengelolaan pasar di Jakarta untuk merefleksikan dirinya dan memiliki rasa malu untuk melakukan praktik-praktik yang mementingkan diri sendiri.

"Kalau perilaku itu masih dikerjakan malu lah kalian, bagaimana menjawab depan anak-anak, depan keluarga. 'Bapak kalau berangkat urusinnya untuk rakyat atau untuk kelompok bapak?' Manggilin orang rumah untuk pertemuan-pertemuan dengan kontraktor A, B, C untuk kepentingan dengan siapa pak, pertemuan malam ke restoran A, B, C, D untuk siapa pak. Saya harap refleksikan diri setelah selesai dari sini, pastikan ekosistem pangan kita bersih dari praktik semacam itu," ucap Anies.

Baca Juga:Cerita soal Mengurus Negara, Anies: Jangan Pikirkan Saya Dapat Apa

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini