Tak Bangun Gedung Baru, Anies Pilih Subsidi Pembiayaan Sekolah Swasta untuk Penuhi Kuota Siswa di Jakarta

Menurut Anies, jika Pemprov DKI terus-menerus membangun sekolah negeri, maka sekolah swasta akan merugi.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 28 September 2022 | 17:07 WIB
Tak Bangun Gedung Baru, Anies Pilih Subsidi Pembiayaan Sekolah Swasta untuk Penuhi Kuota Siswa di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi sekolah berkonsep net zero carbon atau netralitas karbon di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ragunan 08, Jalan Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022)

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan siasat untuk mengatasi masalah kuota sekolah di ibu kota. Anies enggan memilih melakukan pembangunan sekolah baru demi bisa menampung anak usia sekolah.

Anies mengakui memang seharusnya semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak bagaimanapun kemampuan ekonominya. Untuk memenuhi tujuan itu, Anies lebih memilih menggandeng sekolah swasta dengan memberikan subsidi agar menerapkan pembayaran murah seperti sekolah negeri.

"Kita ingin kemitraan antara swasta dengan pemerintah itu terjadi. Jadi sesungguhnya penyedia pendidikan itu semuanya," ujar Anies di SDN 08 Ragunan, Rabu (28/9/2022).

"Nantinya kita sedang memproses untuk aturannya sehingga kita bisa mendukung sekolah-sekolah swasta dengan pembiayaan juga," tambahnya menjelaskan.

Baca Juga:Beredar 'Tabloid Anies Baswedan' di Masjid, Apakah Melanggar Pemilu?

Menurut Anies, jika Pemprov DKI terus-menerus membangun sekolah negeri, maka sekolah swasta akan merugi. Apalagi biaya masuk sekolah negeri lebih murah dan lebih diminati.

"Swasta pun dibantu oleh pemerintah, swasta pun didukung oleh pemerintah. Jadi kita jangan pendekatannya negerisasi dari semua sekolah dan hanya pemerintah saja yang memiliki tanggung jawab," ucapnya.

Dengan cara ini, maka sekolah swasta dan negeri bisa bekerja sama dengan konsep yang sama. Siswa yang tidak diterima saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tetap mendapatkan kualitas pendidikan yang setara meski dididik di sekolah swasta.

"Sehingga sekolah swasta dan negeri bisa mengikuti konsep yang sama, pembiayaan yang juga dibantu oleh pemerintah," ucapnya.

Karena itu, ia tidak memilih untuk selalu membangun sekolah sebagai solusi atas kurangnya kuota penerimaan sekolah negeri.

Baca Juga:Bukan AHY atau Ganjar Pranowo, Sosok Perempuan Ini Disebut Jadi Kunci Memenangkan Pilpres

"Jadi tidak harus selamanya kita menambah sekolah tapi justru bisa mendukung sekolah-sekolah swasta yang sudah ada," pungkas Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak