Murka! Jokowi Sentil Pejabat: Situasi Krisis Global Malah ke Luar Negeri, Dipamer-pamerin di Instagram

"Kenapa dalam situasi krisis global ini malah berbondong-bondong ke luar negeri, dipamer-pamerin di Instagram, apalagi pejabat..."

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Kamis, 29 September 2022 | 16:33 WIB
Murka! Jokowi Sentil Pejabat: Situasi Krisis Global Malah ke Luar Negeri, Dipamer-pamerin di Instagram
Murka! Jokowi Sentil Pejabat: Situasi Krisis Global Malah ke Luar Negeri, Dipamer-pamerin di Instagram (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)

SuaraJakarta.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat menyentil para pejabat yang gemar pamer saat jalan-jalan ke luar negeri melalui akun media sosialnya. Padahal, ia menekankan kepada para pejabat untuk mempromosikan pariwisata di dalam negeri.

Terlebih para pejabat tersebut memilih untuk melancong ke luar negeri di saat kondisi global tengah mengalami resesi.

"Kenapa dalam situasi krisis global ini malah berbondong-bondong ke luar negeri, dipamer-pamerin di Instagram, apalagi pejabat," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah, kepala lembaga, menteri, pimpinan BUMN, pangdam dan kajati di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Jokowi mengaku kalau dirinya sering diundang ke luar negeri. Namun, ia memilih untuk tidak memenuhi undangan itu dengan memperhitungkan manfaatnya.

Baca Juga:Sebut Isu Jokowi Cawapres Cuma Dagelan, Masinton PDIP: Kalau dari Presiden Jadi Wapres kan Lucu

Presiden Jokowi saat pengarahan kepada kepala daerah, kepala lembaga, menteri, pimpinan BUMN, pangdam dan kajati di Jakarta Convention Center (JCC). (Suara.com/Ria Rizki)
Presiden Jokowi saat pengarahan kepada kepala daerah, kepala lembaga, menteri, pimpinan BUMN, pangdam dan kajati di Jakarta Convention Center (JCC). (Suara.com/Ria Rizki)

"Betul-betul saya rem. Ini ada manfaat konkret enggak sih. Karena juga keluar uang kita kalau ke luar (negeri) itu," tuturnya.

Ketimbang jalan-jalan ke luar negeri, Jokowi justru meminta kepada jajarannya termasuk kepala daerah untuk mengajak masyarakat Indonesia berwisata di dalam negeri.

Apalagi kondisinya saat ini, menurut Jokowi, lebih banyak masyarakat yang berwisata ke luar negeri. Sementara jumlah wisatawan asing masih kalah banyak.

"Hati-hati devisa kita lari lagi kalau caranya kita tidak rem. Hati-hati," pintanya.

"Sekali lagi, tolong masyarakat diajak, pak gubernur, pak bupati, pak wali kota ajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri saja."

Baca Juga:Nggak Main-main, Presiden Jokowi Sebut Kondisi Perekonomian Tahun Depan Masih Gelap

News

Terkini

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB
Tampilkan lebih banyak