Pecatan Anggota TNI Sediakan Senpi dan Tiga Kali Ikut Rampok Toko Emas di Wilayah Tangerang

Penyidik bekerja sama dengan Densus 88 untuk mendalami dugaan keterlibatan sindikat perampok toko emas ini dengan jaringan terorisme.

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir
Jum'at, 30 September 2022 | 08:51 WIB
Pecatan Anggota TNI Sediakan Senpi dan Tiga Kali Ikut Rampok Toko Emas di Wilayah Tangerang
Ilustrasi Pistol digunakan untuk perampokan. (Pixabay)

SuaraJakarta.id - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut tersangka MK (33), salah satu pelaku perampokan toko emas di ITC BSD Serpong merupakan pecatan anggota TNI. Dia tercatat tiga kali ikut melakukan aksi perampokan bersama tersangka lainnya.

Hengki mengatakan MK dan tiga tersangka lainnya, yakni SU (37), TH (37), dan H (34) merupakan spesialis perampok emas. Dua aksi perampokan lainnya pernah dilakukan kelompok ini di wilayah Cikupa dan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

"Peran tersangka MK ini penyedia senjata api dan ikut merampok di dua TKP yang lain (Cikupa dan Pasar Kemis)," kata Hengki kepada wartawan, Jumat (30/9/2022).

Kekinian, kata Hengki, penyidik bekerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 untuk mendalami dugaan keterlibatan sindikat perampok toko emas ini dengan jaringan terorisme.

Baca Juga:Penegakkan Hukum Terorisme Timbulkan Dampak Sosial, Ganjar: Densus Tidak Bisa Selesaikan Ini Sendirian

"Kita menggandeng Densus 88 untuk mendalami apakah ada keterkaitan dengan jaringan teror," katanya.

Keempat pelaku, lanjut Hengki, ditangkap di wilayah Grobogan, Jawa Tengah; Bogor, Jawa Barat; dan Tangerang, Banten. Selain menangkap para pelaku, penyidik turut menyita barang bukti berupa dua senjata api pabrikan jenis G2 Combat dan FN.

"Dua senjata api pabrikan disita," ungkapnya.

Sejumlah karyawan toko emas Sinar Mas di ITC BSD Serpong, Tangsel, berada di dalam toko usai disatroni perampok, Jumat (16/9/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Sejumlah karyawan toko emas Sinar Mas di ITC BSD Serpong, Tangsel, berada di dalam toko usai disatroni perampok, Jumat (16/9/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

"Rencana hari ini kita rilis di Polres Tangsel," imbuh Hengki.

Rugi Rp375 Juta

Baca Juga:Polisi Kantongi Ciri-Ciri Perampok Toko Emas ITC BSD Serpong

Peristiwa perampokan ini sebelumnya dilaporkan terjadi pada Jumat (16/9/2022) lalu. Mereka beraksi di waktu ibadah salat Jumat ketika pengunjung mal sepi.

News

Terkini

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB

Peristiwa ini bermula saat korban tertabrak kereta di Ciputat pada Kamis (24/11/2022) sekitar pukul 20.20 WIB.

News | 05:05 WIB

Berdasar keterangan pihak keluarga, almahum sudah lama menderita sakit lambung dan sudah berobat.

News | 04:05 WIB

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, cuaca Jakarta pada pagi hari umumnya cerah berawan.

News | 02:05 WIB

Dengan demikian, hari ini ada 22.897 kasus aktif COVID-19 di Jakarta, atau ada penurunan 977 kasus dari hari kemarin.

News | 00:05 WIB

Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023, PAM Jaya mendapatkan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp 35 miliar.

News | 23:06 WIB

Dana BSU tetap disalurkan kepada penerima meski sedang menjalani proses hukum.

News | 22:03 WIB

Tak hanya NF, beberapa wanita yang diduga merupakan rekan korban juga jadi sasaran.

News | 21:38 WIB
Tampilkan lebih banyak