Nge-Prank Laporan Palsu KDRT Demi Konten, Polisi: Baim Wong dan Paula Bisa Dipidana!

"Mengarah Pasal 220 soal laporan palsu. Mengarah betul pidana itu, karena kan dia (Baim Wong dan Paula Verhoeven) bohong."

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Senin, 03 Oktober 2022 | 10:34 WIB
Nge-Prank Laporan Palsu KDRT Demi Konten, Polisi: Baim Wong dan Paula Bisa Dipidana!
Nge-Prank Laporan Palsu KDRT Demi Konten, Polisi: Baim Wong dan Paula Bisa Dipidana! (YouTube)

SuaraJakarta.id - Polisi memastikan Baim Wong dan Paula Verhoeven bisa dipidana karena membuat konten prank laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Sebab, perbuatannya sepasang suami dan istri itu dinilai sebagai bentuk laporan palsu.

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma menyebut Baim dan Paula dapat dipersangkakan melanggar Pasal 220 KUHP.

"Mengarah Pasal 220 soal laporan palsu. Mengarah betul pidana itu, karena kan dia (Baim Wong dan Paula Verhoeven) bohong," kata Nurma kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Nurma menyebut pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Polsek Kebayoran Lama yang menjadi korban prank Baim dan Paula. Namun, dia menegaskan perbuatan Baim dan Paula merupakan bentuk mempermainkan hukum.

Baca Juga:Sindir Konten Prank KDRT Baim-Paula, Nikita Mirzani: Lebih Gila dari Gue

"Itu kan bohong. Walaupun bilangnya prank. Kan enggak bisa main-main apalagi kejadiannya bohong," katanya.

Ditake Down Usai Dihujat

Konten prank laporan KDRT ini sebelumnya diunggah di akun YouTube Baim Paula. Dalam video, terlihat Paula melaporkan kasus KDRT ke Polsek Kebayoran Lama.

"Paula?" kata salah satu anggota polisi yang bertugas saat menerima laporan Paula.

"Iya, Paula," jawab istri Baim Wong.

Baca Juga:Komentari Prank KDRT Baim Wong, Musisi Anji Malah Disentil Netizen: Ente Baru Keluar Rehabilitasi Juga!

"Subhanallah," timpal anggota polisi dengan wajah kaget saat menerima laporan. Dia selanjutnya bergegas mengganti pakaian seragam untuk menindaklanjuti laporan Paula.

News

Terkini

Proses evakuasi rumah roboh masih dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta.

News | 21:15 WIB

Turnamen Piala Walikota Tangerang Grasstrack Motorcross ini berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 Nopember hingga 27 Nopember 2022 dengan membuka 23 kelas.

News | 20:47 WIB

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB
Tampilkan lebih banyak