Bangun Pusat Oleh-Oleh Khas Jakarta untuk Wisatawan, Pemprov DKI Dirikan Toko Khusus UMKM

Para pelaku UMKM bisa mengajukan produknya untuk dijual di tempat ini.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:14 WIB
Bangun Pusat Oleh-Oleh Khas Jakarta untuk Wisatawan, Pemprov DKI Dirikan Toko Khusus UMKM
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam peletakan batu pertama atau groundbreaking Karya Kreasi Orang Jakarta (KKOTA) Street Kiosk di Spot Budaya Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/10/2022). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta melalui Jakarta Experience Board (JxB), BUMD DKI Jakarta, membangun Karya Kreasi Orang Jakarta (KKOTA) Street Kiosk di Spot Budaya Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada Rabu (5/10/2022).

KKOTA Street Kiosk ini merupakan toko yang menjual beranekaragam produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khas Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, KKOTA juga merupakan upaya untuk mendorong pengembangan pariwisata dengan menghadirkan informasi bagi wisatawan dalam menjelajah kota.

Lalu tempat ini akan menjadi pusat produk kreatif dan oleh-oleh khas Jakarta kepada masyarakat sebagai fasilitas yang dihadirkan Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga:Permudah Bayar PKB, Pemprov DKI Jakarta Grand Launching Gerai Samsat ITC Roxy Mas

"Apresiasi kepada Jakarta Experience Board, para pelaku UMKM dan usaha ekonomi kreatif serta jajaran Pemprov DKI Jakarta yang mendukung upaya pengembangan ekosistem kewirausahaan dan industri ekonomi kreatif sekaligus sebagai percepatan pemulihan perekonomian Jakarta," ujar Riza di lokasi.

Selain untuk pembeli dalam negeri, kios ini juga akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan mancanegara (Wisman). Diharapkan mereka bisa mendapatkan akses mudah membeli oleh-oleh khas Jakarta di tempat ini.

"Kami ingin para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara membawa kenangan khas Jakarta hingga ke tempat asalnya sebagai memorabilia selama menikmati kunjungannya di Kota Jakarta," tuturnya.

Anggaran Rp 1 Miliar

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board/JXB) Novita Dewi menyebut pembangunan KKOTA Street Kiosk di Dukuh Atas memakan biaya Rp 1 miliar.

Baca Juga:Pemprov DKI Siaga Penuh Atasi Genangan Air dengan Terjunkan Petugas dan Peralatan di Sejumlah Titik

Sumber anggaran tersebut diambil dari penyertaan modal daerah (PMD) APBD DKI Jakarta kepada PT Jakarta Tourisindo. Ia juga berencana membangunnya di Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta Pusat.

Dalam pelaksanaannya, Novita menyebut KKOTA Street Kiosk nantinya tidak melakukan produksi sendiri. Para pelaku UMKM bisa mengajukan produknya untuk dijual di tempat ini.

Nantinya pihak JXB akan melakukan kurasi produk yang ditawarkan UMKM sebelum akhirnya bisa dijual di KKOTA Street Kiosk.

"Nanti skemanya kerja sama bagi hasil. Jadi, tidak harus membayar apapun ke kami tapi kita harus melakukan kurasi terlebih dahulu supaya produk-produk yang kita tawarkan kepada wisatawan memiliki kualitas yang cukup baik," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak