Kapolda ke Jajaran Intelijen Polda Metro Jaya: Intelijen Itu Mata dan Telinga Polri

Intelijen Kepolisian memegang peranan penting dalam mendeteksi dini gangguan keamanan.

Rizki Nurmansyah
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 22:12 WIB
Kapolda ke Jajaran Intelijen Polda Metro Jaya: Intelijen Itu Mata dan Telinga Polri
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. [Dok. Polda Metro Jaya]

SuaraJakarta.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meminta seluruh jajaran intelijen Polda Metro Jaya untuk memperkuat fungsi intelijen. Ini dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Ibu Kota.

"Saya ibaratkan tugas Kepolisian ini seperti sebuah pohon dan intelijen itu menjadi akarnya," kata Fadil, Sabtu (29/10/2022).

Jika akarnya kuat, kata Kapolda, maka pohon itu kuat.

"Jika dikaitkan dengan intelijen maka akar ini sebagai mata dan telinga institusi Polri, apa yang terjadi di tengah masyarakat," katanya.

Baca Juga:Kapolda ke Anak Buah: Setop Pungli dan Jangan Sewenang-wenang pada Rakyat

Fadil kemudian mengibaratkan batang pohon dalam tugas Kepolisian adalah jajaran reserse yang menegaskan hukum mendapatkan legitimasi dari publik.

Kemudian pohon yang rindang adalah fungsi jajaran Binmas dan Sabhara yang menjadi tempat berlindung masyarakat.

Dia juga mengatakan, intelijen Kepolisian memegang peranan penting dalam mendeteksi dini gangguan keamanan.

Intelijen yang kuat mampu melaksanakan fungsi pencegahan sebelum terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

Dia juga berharap upaya antisipasi, pengamanan dan pengelolaan akar masalah keamanan, mampu menjaga kesejukan Jakarta.

Baca Juga:PRT Riski Dipukul hingga Disiram Air Cabai oleh Majikan, Polisi Tunggu Hasil Visum

"Intelijen merupakan fungsi untuk mengantisipasi, mendeteksi dan untuk mengidentifikasi ancaman yang akan datang, preventif strike akan berfungsi untuk memonitor apa yang terjadi," kata Fadil.

Meski demikian, Fadil mengatakan jajaran intelijen tidak hanya bekerja pada awal suatu permasalahan. Jajaran intelijen juga punya tugas mengawal dan mengawasi sejak awal hingga berakhirnya suatu permasalahan.

"Intelijen bekerja diawali, diikuti dan mengakhiri. Hanya intel yang memiliki fungsi itu," kata Fadil.

Kapolda juga mengajak seluruh jajaran intelijen Polda Metro Jaya untuk meraih kembali kepercayaan dan kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri.

"Kegiatan kita harus humanis, jika ada kelompok begal atau tawuran kita masuk ke dalam menjadi sosok yang melindungi, mengayomi dan melayani," katanya.

Mantan Kapolda Jawa Timur itu juga berharap seluruh personel Kepolisian selalu melandasi tugas dengan keikhlasan dan menjadikan tugas sebagai ibadah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak