Pilih Mundur sebagai Komisaris Ancol, Loyalis Anies Geisz Chalifah Yakin Bakal Dicopot Heru Budi

"Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri dari tanggal 2 Januari," ujar Geisz.

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 18 Januari 2023 | 20:35 WIB
Pilih Mundur sebagai Komisaris Ancol, Loyalis Anies Geisz Chalifah Yakin Bakal Dicopot Heru Budi
Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah (kiri). [Antara/HO-RMA]

SuaraJakarta.id - Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Geisz Chalifah mengundurkan diri dari jabatannya. Ia sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono.

Geisz sendiri dikenal sebagai sosok loyalis eks Gubernur DKI Anies Baswedan. Ia juga diangkat sebagai Komisaris Ancol oleh Anies saat masih menjabat Gubernur DKI.

"Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri dari tanggal 2 Januari," ujar Geisz saat dikonfirmasi, Rabu (18/1/2023).

Selanjutnya, pengunduran diri Geisz ini baru akan dibahas lebih dahulu dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelum disetujui.

Baca Juga:Bukan Rp 5 - 20 Ribu, Pengamat ini Usulkan Jalan Berbayar di Jakarta Rp 75 ribu

Geisz sendiri mengaku alasannya mengundurkan diri lantaran sudah yakin akan dicopot oleh Heru Budi. Namun, proses pencopotannya akan lebih lambat karena Heru tak mungkin mencopot Geisz saja.

"Kalau nanti (petinggi Ancol) yang diganti cuma saya sendiri, ada kemungkinan tak baik secara publik. Nah, agar ringan langkahnya Pak Pj (Heru), saya mengundurkan diri lebih dulu dan enggak perlu mengganti yang lain juga," jelasnya.

Ke depannya, ia juga berencana membantu Anies yang kini sudah menjadi Bakal Calon Presiden dari partai NasDem. Selain itu, ia akan tetap menjalankan bisnis dan kegiatan lainnya.

"Jelas akan bantu Pak Anies. Bahkan, sebelum saya mundur, saya sudah komunikasi dengan Pak Anies. Selain itu, saya tetap di bisnis properti, mengurus sekolah, hingga aktif di berbagai lembaga sosial," pungkasnya.

Baca Juga:Bayar Dana Lelang Reklame Era Ahok Rp 6,7 Miliar Ke Swasta, Heru Budi Manfaatkan Dana BTT

News

Terkini

Event ini diramaikan oleh 16 travel agent.

Lifestyle | 17:57 WIB

Seleksi Setda DKI Jakarta pengganti Marullah Matali menyisakan enam calon.

News | 17:00 WIB

Tak lagi melebarkan jalan untuk atasi macet, Pemprov DKI pilih buat jalan tembus pada ruas jalan yang belum terhubung.

News | 12:51 WIB

Penerapan jalan berbayar juga belum tentu dapat mengurai kemacetan.

News | 22:01 WIB

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Irwandhy Idrus menambahkan permohonan penangguhan merupakan hak tersangka.

News | 21:32 WIB

Satu gudang yang berisi satu unit konveksi bordir serta tiga kendaraan hangus terbakar di wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (25/1/2023).

News | 19:45 WIB

Rapat kerja rencana jalan berbayar atau ERP antara Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Pemprov Jakarta kembali gagal.

News | 19:02 WIB

Perwakilan DPRD DKI Jakarta akhirnya menemui massa aksi ojol yang menolak rencana pemberlakuan ERP.

News | 15:50 WIB

Sebagian besar warga di Jakarta Barat (Jakbar) belum memiliki septic tank.

News | 14:54 WIB

Hingga kini belum diketahui cairan apa yang disiramkan kepada salah satu pelajar tersebut.

News | 14:16 WIB

"Sebelum ada ETLE mereka beli setahun, dua tahun tidak membayar pajak, ya biasa saja karena di dalam STNK tertulis 5 tahun. Ini yang sering lolos," ujar Syafrin.

News | 05:30 WIB

"FN alias DT (17) berperan sebagai pelaku yang melempar bangku yang ada di Gold Chick. Sedangkan MRM alias Badut (17) berperan yang menendang korban, kata Yonky.

News | 03:35 WIB

Terdakwa mengakui bahwa adanya kerugian saya senilai Rp34 miliar, kata Deshita.

News | 01:15 WIB

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) meringkus sembilan terduga pelaku tawuran, dari dua lokasi berbeda di wilayah Jakbar pada Minggu (22/1/2023).

News | 21:34 WIB

Jasad bayi ditemukan tewas mengambang di Kali Tanjungan RT 04/RW 02 Kelurahan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut) pada Selasa (24/1/2023).

News | 21:20 WIB
Tampilkan lebih banyak