Istri Ayah dan Anak yang Tewas Membusuk di Koja Diduga Tak Makan Berhari-hari, Kepala RS Polri: Kondisinya Lemah

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto menyebut Nur masih dalam kondisi lemas karena diduga tidak makan berhari-hari.

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir
Senin, 30 Oktober 2023 | 21:57 WIB
Istri Ayah dan Anak yang Tewas Membusuk di Koja Diduga Tak Makan Berhari-hari, Kepala RS Polri: Kondisinya Lemah
Kepala RS Polri Brigjen Hariyanto mengungkap hasil autopsi anak Pamen TNI AU tewas terbakar. [ANTARA/Syaiful Hakim]

SuaraJakarta.id - Tim kedokteran Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati masih berupaya memulihkan kondisi Nur Hikmah Fujianti (32) istri Hamzah Rusdi (58) yang ditemukan tewas bersama anaknya AQH berusia 11 bulan di rumah Jalan Balai Rakyat V, RT 06/RW 03, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto menyebut Nur masih dalam kondisi lemas karena diduga tidak makan berhari-hari.

"Jadi karena mungkin sudah beberapa hari tidak makan, kemudian kondisinya kita periksa HB (hemoglobin) rendah," kata Hariyanto kepada wartawan, Senin (30/10/2023).

Hariyanto memperkirakan, Nur baru bisa dimintai keterangannya oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara beberapa hari ke depan.

Baca Juga:Kondisi Jasad Ayah dan Anak di Koja Sudah Membusuk, Kepala RS Polri Duga Sudah Meninggal Seminggu Lalu

"Kondisinya lemah, mungkin dalam berapa hari ini penyidik baru bisa meminta keterangan daripada istrinya," katanya.

Jasad Hamzah dan anaknya AQH ditemukan di rumahnya pada Sabtu (28/10/2023). Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk.

Saat masuk ke dalam rumah, warga melihat Nur dan anaknya A (4) dalam kondisi lemas. Nur kemudian menunjuk ke arah Hamzah sudah dalam kondisi meninggal dua bersama AQH.

Hariyanto mengungkap Hamzah dan AQH diduga meninggal dunia sejak seminggu yang lalu. Perkiraan ini merujuk pada kondisi jasad korban yang telah membusuk.

Kekinian, tim kedokteran forensik RS Polri masih melakukan autopsi terhadap kedua jasad korban. Autopsi dilakukan untuk mendalami penyebab pasti daripada kematiannya.

Baca Juga:7 Fakta Ayah-Anak Tewas Membusuk di Koja: Keluarga Tajir, Mirip Kalideres?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak