Belum Signifikan, Jumlah Pemudik dari Terminal Pulogebang Mulai Meningkat Jelang Lebaran

H-7 Lebaran, pemudik dari Jakarta mulai meningkat di Terminal Pulogebang (1.837 penumpang) dan Tanjung Priok. Puncak arus mudik diprediksi 27-30 Maret 2025.

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Senin, 24 Maret 2025 | 22:00 WIB
Belum Signifikan, Jumlah Pemudik dari Terminal Pulogebang Mulai Meningkat Jelang Lebaran
Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. [Suara.com]

SuaraJakarta.id - Jumlah pemudik yang berangkat dari Jakarta ke kota tujuan di berbagai daerah mulai mengalami peningkatan pada tujuh hari alias H-7 menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. 

Salah satunya seperti yang terjadi di Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulogebang, Mujib Tambrin mengatakan hingga pukul 18.00 WIB pada Senin (24/3/2025) 1.837 penumpang menaiki bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) ke kota tujuan.

"244 bus dan 1.837 penumpang berangkat dari Terminal Pulogebang," ujar Mujib kepada Suara.com, Senin (24/3/2025).

Baca Juga:Dishub DKI Jakarta Prediksi Jumlah Penumpang Bus Naik di Lebaran 2025

Meski demikian, terdapat juga 1.024 penumpang tiba dari luar kota ke Jakarta pada hari yang sama.

"Kedatangan bus 277 kendaraan dengan penumpang 1.024 orang," jelasnya.

Mujib mengakui bahwa peningkatan penumpang mulai terjadi belakangan ini dari Terminal Pulogebang. Namun, ia menyebut jumlahnya belum terlalu melonjak signifikan. 

"(Jumlah penumpang) sudah (meningkat) tapi belum ada lonjakan yang signifikan," jelasnya.

Menurutnya berdasarkan prediksi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), puncak arus mudik baru akan terjadi pada 27 sampai 30 Maret 2025. 

Baca Juga:Mudik Gratis DKI 2025: Kuota Tambahan Segera Dibuka! Siap-Siap Daftar Gelombang Kedua!

Nantinya, ia memrediksi bahwa lonjakan jumlah pemudik baru akan terjadi secara signifikan pada periode itu.

"Tanggal 27-30 maret 2025 (prediksi puncak arus mudik)," katanya.

Terminal Pelabuhan Tanjung Priok

Selain di Terminal Pulogebang, ratusan pemudik mulai berdatangan dan meramaikan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin siang.

Para penumpang tersebut menaiki Kapal KM Nggapulu yang akan berangkat sekira jam 15.00 WIB dari Pelabuhan Tanjung Priok ke sejumlah wilayah di bagian barat Indonesia dari Jakarta, Senin (24/3/2025).

Penumpang berangkat mudik Lebaran 1446 Hijriah dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin (24/3/2025). ANTARA/Mario Sofia Nasution
Penumpang berangkat mudik Lebaran 1446 Hijriah dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara pada Senin (24/3/2025). ANTARA/Mario Sofia Nasution

Kapal berkapasitas 2.000 penumpang tersebut akan berangkat menuju Pulau Sumatera dengan tujuan Kijang, Batam dan Belawan.

"Naik kapal lebih murah dan ini menjadi pilihan rutin setiap tahun saat mudik," kata seorang pemudik, Ari seperti dilansir SuaraJakarta.id.

Ia mengatakan bahwa dirinya berangkat bersama anak dengan membawa sejumlah barang bawaan untuk menuju kampung halaman di Singkep Kepulauan Riau.

"Kami nanti turun di Pelabuhan Singkep, lalu melanjutkan perjalanan lagi ke rumah," kata dia.

Ia mengatakan sudah membeli tiket kapal sejak satu minggu yang lalu. Dengan keberangkatannya pada Senin sore ini,  ia memrediksi bakal sampai di tempat tujuan pada Selasa (25/3/2025) malam.

"Kalau naik pesawat harganya bisa lebih dari satu juta, jadi ini lebih hemat," kata dia.

Ia mengatakan saat pulang ke Jakarta nanti juga akan menggunakan kapal laut, karena ada kepastian jadwal sampai dengan biayanya yang lebih murah.

"Nanti saya pesan tiket lagi setelah Lebaran," kata dia.

Ia mengaku, setiap mudik Lebaran tidak pernah menyiapkan anggaran untuk pulang kampung.

"Ya, setiap tahun saat Lebaran, saya pasti pulang," kata

Sementara, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan 2.846 armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk angkutan selama libur Lebaran Tahun 2025 atau Idulfitri 1446 Hijriah.

Setidaknya ada 428 operator AKAP di terminal utama Tipe A di wilayah Jakarta, yaitu Terminal Terpadu Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres dan Terminal Tanjung Priok.

Selain di terminal utama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menyiapkan tiga terminal bantuan, yaitu Terminal Lebak Bulus, Terminal Muara Angke dan Terminal Grogol.

Adapun pemantauan pelaksanaan angkutan Lebaran dilaksanakan melalui Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2025/1446 Hijriah untuk tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 21 Maret-11 April 2025 sesuai dengan edaran dari Kementerian Perhubungan RI.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini