Mas Dhito Pastikan Bantu Marfel, Bocah SD yang Merawat Ibunya Sendirian

Dengan polos Marfel menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan bupati.

Fabiola Febrinastri
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:35 WIB
Mas Dhito Pastikan Bantu Marfel, Bocah SD yang Merawat Ibunya Sendirian
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menemui bocah laki-laki kelas 5 SD asal Desa Ngancar, Marfelino Dhuha Saputra (11). (Dok: Pemkab Kediri)

SuaraJakarta.id - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menemui bocah laki-laki kelas 5 SD asal Desa Ngancar yang kesehariannya merawat ibunya seorang diri. Tidak seperti kehidupan teman sebayanya, di usianya yang masih belia, bocah itu harus memikul tanggung jawab pekerjaan rumah.

Kehadiran Bupati yang akrab dengan sapaan Mas Dhito pada Kamis siang (13/8/2026) ini langsung disambut Marfelino Dhuha Saputra (11), yang baru saja pulang sekolah. Masih menggunakan seragam merah putih dan bersepatu, Marfel pun mempersilahkan bupati duduk di kursi kayu.

Kisah Marfel menarik Mas Dhito untuk mengetahui lebih dalam. Duduk berjajar di kursi yang sama, bupati muda ini terus mengulik aktivitas keseharian Marvel dengan banyak pertanyaan.

"Kamu bisa masak?" tanya Mas Dhito.

Baca Juga:Perketat Absensi, Mas Dhito Godok Pelaksanaan Kebijakan WFH

"Bisa, masak jangan (sebutan sayur dalam bahasa Jawa) apa saja, asal diberitahu caranya," jawab Marfel

Dengan polos Marfel menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan bupati. Bocah itu memang kesehariannya biasa masak sendiri, termasuk pekerjaan mencuci maupun membersihkan rumah.

"Sejak kapan mulai merawat ibumu? Kembali Mas Dhito bertanya kepada Marfel.

"Sejak kelas 3 akhir-akhir," jawab bocah kelas 5 SD itu.

Ibu Marfel yang bernama Kumala, 41, memang sudah sekitar 2 tahun mengalami pengapuran tulang. Dengan kondisinya itu, saat kedatangan bupati ke rumahnya, dia pun hanya bisa berbaring di tempat tidur yang berada di samping pintu ruang tamu.

Baca Juga:Gelar Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Kediri Secara Sederhana, Ini Harapan Mas Dhito

Dengan kondisinya itu, aktivitas Kumala harus dibantu sang anak. Mulai untuk makan, Marfel begitu bangun tidur langsung masak seadanya untuk sarapan bersama ibunya, baru kemudian berangkat sekolah.

Begitu pulang sekolah, bocah itu juga kembali masak untuk ibunya. Kemudian, sore harinya seperti teman-temannya yang lain Marfel pun mengaji.

"Ini anak yang luar biasa. Tadi saya tanya kapan mainnya, kata dia main setelah habis ngaji," terang Mas Dhito.

Menurut cerita Mas Dhito, ketika awal melakoni tanggung jawab merawat ibunya, anak tersebut sempat merasakan berat. Namun kini dia telah terbiasa dan tidak menjadikan tanggung jawab itu sebagai beban.

Mas Dhito pun terus memberikan dukungan bagi Marfel. Dia berpesan, ditengah tanggung jawab merawat ibunya, bocah itu tidak boleh melupakan ibadah dan harus terus bersekolah.

Sebelum berpamitan, Mas Dhito juga meninggalkan nomor ponsel pribadinya kepada Marvel. Sewaktu-waktu bocah itu butuh sesuatu, dia diminta untuk segera menghubungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak