- PIK2 meraih penghargaan Project of the Year Indonesia 2026 dalam ajang Indonesia Real Estate Awards pada 25 September 2026.
- CEO Agung Sedayu Group, Steven Kusumo, menerima penghargaan tersebut di The Langham Jakarta atas pengembangan kawasan mandiri berstandar internasional.
- Pusat konvensi dan pameran NICE yang beroperasi sejak 2025 menjadi fasilitas unggulan untuk menarik ribuan pengunjung ke kawasan tersebut.
SuaraJakarta.id - PIK2 meraih Project of the Year Indonesia 2026 dalam Indonesia Real Estate Awards by Lamudi 2026. Penghargaan itu diterima CEO Agung Sedayu Group Steven Kusumo di The Langham Jakarta pada 25 September 2026.
Predikat tersebut diberikan di tengah pengembangan PIK2 yang semakin bergerak dari proyek properti menuju kawasan multifungsi.
PIK2 kini tidak hanya berisi hunian. Sejumlah fasilitas bisnis, komersial, kuliner, pendidikan, rekreasi, ruang publik, hingga pusat konvensi dan pameran dikembangkan untuk membentuk ekosistem kota mandiri.
Lantas, apa yang menjadi fokus Agung Sedayu Group dalam mengembangkan kawasan tersebut?
Baca Juga:BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
Steven Kusumo mengatakan target membangun kawasan dengan standar internasional sudah muncul sejak PIK2 berada dalam tahap perencanaan.
“Untuk PIK2, sejak kami merancang PIK2 sebagai sebuah project, kami sudah ada ambisi maupun sebuah bayangan bahwa kami harus membuat sebuah kota mandiri yang world class,” kata Steven.
Konsep kelas dunia tersebut, menurut dia, tidak hanya diarahkan pada satu jenis properti.
“Mau itu dari sisi convention yang world class, residential yang world class, juga secara infrastruktur yang world class,” tambahnya.
_NICE Jadi Magnet Aktivitas Baru_
Baca Juga:55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
Salah satu proyek yang cukup menonjol dalam pengembangan PIK2 adalah Nusantara International Convention Exhibition atau NICE.
Fasilitas tersebut dibangun di atas kawasan sekitar 40 hektare. Total ruang acaranya mencapai lebih dari 130 ribu meter persegi yang tersebar dalam sejumlah gedung dan hall pameran.
NICE mulai beroperasi pada 2025 dan telah digunakan untuk penyelenggaraan beragam kegiatan, termasuk pameran industri, konferensi, konser, serta acara komunitas.
Kehadiran venue MICE berskala besar memiliki fungsi strategis bagi sebuah kawasan kota mandiri.
Setiap kegiatan dapat membawa ribuan hingga puluhan ribu pengunjung. Pergerakan tersebut kemudian berpotensi menghasilkan kebutuhan terhadap akomodasi, restoran, pusat belanja, transportasi, dan berbagai layanan lainnya.
Steven menyebut fasilitas dengan standar internasional menjadi bagian penting dalam desain PIK2.