SuaraJakarta.id - Lelaki yang mengklaim diri sebagai anggota polisi terlibat pertengkaran dengan pesepada di Pasir Putih Pantai Indah kapuk atau PIK II, Jakarta Utara.
Orang yang mengaku polisi itu tampak marah-marah hingga diduga meludahi pengguna sepeda.
Peristiwa tersebut terekam video yang ramai diperbincangkan publik setelah viral di media-media sosial, Selasa (1/9/2020).
Berdasarkan rekaman video berdurasi 0.57 detik yang dibagikan oleh pemilik akun Twitter @Dhatma_tc, pria yang mengaku sebagai anggota polisi itu tampak marah-marah dan sesekali terlihat mendorong dan menyikut pengguna pesepeda.
"Oknum marah-marah dan melakukan kekerasan di pasir putih PIK-2 mengaku-ngaku polisi saat bersitegang dengan pengendara sepeda. Diakhiri dengan tindakan seperti meludahi pengendara sepeda. @DivHumas_Polri @poldametrojaya Arogansi oknum polri," kicau @Dhatma_tc seperti dikutip Suara.com.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Diapun mengaku sedang menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan dari korban. Polisi sedang mendalami video viral itu untuk mengetahui identitas pelaku.
Namun, Wirdhanto belum dapat memastikan apakah pria yang marah-marah dan diduga meludahi pesepeda tersebut benar-benar merupakan anggota polisi atau bukan.
"Masih kami dalami ya," kata Wirdhanto saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Dibuka Lagi, Kawasan Pesepeda di JLNT Antasari Dijaga Ketat Aparat Gabungan
Tol pesepeda
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin membuka akses jalan tol dalam kota khusus untuk pesepeda di akhir pekan pada jam tertentu. Pada jam tertentu itu, jalan tol tersebut ditutup untuk kendaraan roda empat.
Permohonan ini disampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, Basuki Hadimuljono dalam surat permohonan nomor 297/-1.792.1 tentang pemanfaatan ruas jalan tol lingkar dalam (Cawang-Tanjung Priok).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, alasan Anies ingin jalan tol digunakan karena pengguna sepeda di Ibu Kota sudah meningkat tajam.
"Oleh sebab itu, kami dari pak Bubernur mengusulkan kepada pak Menteri PUPR untuk disiapkan satu ruas tol, tepatnya mulai di Kebon Nanas sampai ke arah Tanjung Priok," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/8/2020).
Syafrin menjelaskan, jika disetujui oleh Basuki, jalan tol hanya ditutup pada hari Minggu pukul 06.00-09.00 WIB. Selain itu, hanya jenis sepeda jalan raya atau road bike yang diizinkan masuk ke dalam tol.
Berita Terkait
-
Viral! Pria Ngaku Polisi Marah-marah hingga Ludahi Pesepeda di PIK
-
Gubernur Anies Usulkan Sepeda Masuk Tol Dalam Kota
-
Dibuka Lagi, Kawasan Pesepeda di JLNT Antasari Dijaga Ketat Aparat Gabungan
-
Besok, Kawasan Khusus Pesepeda Kembali Diadakan, Berikut Lokasinya
-
Otak Penembakan Bos Pelayaran Karyawatinya Sendiri, Keluarga Korban Syok
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Investor Pasar Modal RI Tembus 32,7 Juta, BEI Hadirkan Edukasi Saham hingga ETF Emas
-
Tak Sekadar Membaca, Kreativitas Anak di Pesisir Jakarta Didorong Lewat Pojok Literasi
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G