Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 04 September 2020 | 15:50 WIB
Calon wali kota Depok Pradi Supriatna (pegang mik) didamping calon wakil wali kota saat menjelaskan turunya rekomendasi SK di kantor DPC PDI Perjuangan Depok, Jumat (17/7/2020). [Suara.com /Supriyadi]

SuaraJakarta.id - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Depok 2020 dipastikan dua pasang calon yang bertarung yaitu Pradi Supriatna - Afifah Alia dan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono.

Kedua pasang calon sudah resmi mendeklarasikan sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Depok.

Untuk pasangan Pradi-Afifah sudah mendeklarasikan pada Kamis (3/9/2020) dan pasangan Idris-Imam mendeklarasikan Jumat (4/9/2020) hari ini.

"Iya kita deklarasi Idris-Imam hari ini. Kami optimis pasang Idris-Imam akan memenangkan Pilkada Depok 2020," kata Ketua DPD PKS Hafid Nasir di Hotel Bumi Wiyata.

Baca Juga: Cerita Awal Istri Wali Kota Depok Positif Corona hingga Tulari 7 Orang

Hafid Nasir mengajak, warga Depok untuk memilih pemimpin yang berpengalaman dan telah terbukti keberhasilannya dalam memimpin pembangunan di Kota Depok.

Di mana, PKS mengklaim Idris sudah bekerja dengan baik membangun Depok dan masyarakat puas atas pencapaian yang dikerjakan.

"Kepuasan masyarakat dan prestasi Depok 5 tahun terakhir. Kami yakin Idris-Imam akan memenangkan hati pemilih dengan target 60 persen suara di Pilkada tahun ini” tutur Hafid

Hafid Nasir mengatakan, ada tiga partai pengusung pasangan Idris-Imam pada Pilkada Depok antara lain, PKS, PPP, dan Partai Demokrat yang masuk dalam partai politik parlemen yang tergabung dalam koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS).

Sedangkan ada satu parpol non parlemen yang mendukung pasang Idris-Imam yaitu Partai Berkarya.

Baca Juga: Istri Wali Kota Depok Mohammad Idris Positif Corona

Sementara itu, untuk pasangan calon walikota dan wakil walikota Pradi Supriatna - Afifah Alia diusung dan didukung 12 partai politik (Parpol) parlemen dan non parlemen pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020.

Load More