Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Kamis, 17 September 2020 | 12:56 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD menjenguk Syekh Ali Jaber yang menjadi korban penusukan, Senin (14/9/2020). [Instagram@mohmahfudmd]

"Kehadiran dari tim tersebut adalah untuk memperkuat di dalam konstruksi pasal, kemudian melakukan penyelidikan apakah masih ada kaitan dan lain sebagainya," tuturnya.

Alpin Andria,pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. (Dok.Ist)

Penuh Kesadaran

Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber, Alfin Andria diketahui sadar penuh saat menjalani pemeriksaan bersama psikiater.

"Sampai sejauh ini menurut psikiater, tersangka AA ini masih bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan. Artinya masih dalam keadaan sadar dia menjawab pertanyaan-pertanyaan itu," ujar Pandra.

Baca Juga: Kalau Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Ditutup Polisi Nanti Dicurigai Lagi

Alfin juga telah membeberkan alasan dirinya menusuk Syekh Ali Jaber.

"Apa motivasinya dia melakukan tindak pidana itu sudah jelas disampaikan, bahwa yang dirasakan oleh dia adalah perasaan gelisah," kata Pandra.

"Apalagi pada saat itu kegiatan itu berlangsung tidak jauh dari rumah tersangka," sambungnya.

Sering Bermasalah

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Alfin ternyata kerap hidup berpindah-pindah. Mulai dari ikut bersama pamannya, lalu sempat juga tinggal bersama kakeknya.

Baca Juga: Meski Gila, Penusuk Syekh Ali Jaber Akan Diseret ke Pengadilan

Bagi keluarganya, Alfin dicap sebagai beban karena kerap berbuat masalah.

Load More