SuaraJakarta.id - Rinaldi Harley Wismanu dibunuh dengan kejam di Apartemen Kalibata City ternyata mempunyai seorang istri orang Jepang. Istrinya berprofesi sebagai pramugari.
Rinaldi juga adalah lelaki lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), Fakultas Ilmu Budaya.
Hal itu disampaikan salah seorang keluarga korban, Hutabarat.
Kisah kehidupan Rinaldi Harley Wismanu diceritakan di rumah duka Dukuh Nologaten RT 2/ RW 4, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman.
"Ya dia sudah menikah, kebetulan mendapat orang Jepang dan dia juga bekerja. Jadi sering terbang, dia itu pramugari," ujar Hutabarat yang juga paman Rinaldi, Jumat (18/9/2020).
Ia menyebut jika hubungan keduanya mengalami kerenggangan. Hanya saja belum jelas status Rinaldi dengan sang istri.
"Ya memang ada kerenggangan ya (Rinaldi dan istri) tapi yang lebih mengetahui ayah dan ibunya. Tapi sepertinya masih baik-baik saja," jelas dia.
Hanya saja, sang istri sering ke Yogyakarta.
"Biasa datang ke rumahnya di sini. Bahkan (istri) sampai menginap. Sudah kenal juga dengan keluarga di sini," ucap dia.
Baca Juga: Pembunuh Rinaldi Sarjana UI, Teman Kuliah: Dia Kritis Banget
Hutabarat menerangkan bahwa alumni SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini adalah pribadi yang ulet dan pintar.
Sebagai anak pertama dari empat bersaudara dirinya juga menjadi tulang punggung keluarga.
"Orangnya pintar, sampai bisa dapat beasiswa dan melanjutkan pendidikannya ke Jepang. Dia juga menyukai budaya Jepang ya," terangnya.
Hutabarat yang sangat dekat dengan Rinaldi mengatakan bahwa keponakannya juga memiliki samurai.
Hal itu sebagai kecintaannya dengan budaya Jepang.
"Dia punya samurai, tidak dikoleksi, hanya disimpan saja. Anak ini memang tertarik dengan hal yang berbau Jepang," kata Hutabarat.
Disinggung kapan jenazah keponakannya akan kembali ke Sleman, dirinya belum bisa memastikan.
Saat ini masih menunggu informasi dari Jakarta.
Terpisah, Ketua RW 4, Purwoko mengaku jika perangkat desa bersama warga sudah menyiapkan prosesi pemakaman untuk almarhum.
Saat ini rumah duka telah dipasangi tenda untuk penyelenggaraan sholat jenazah.
"Sudah kami pasangi tenda di rumah almarhum. Selain itu jenazah akan dimakamkan di TPU Nologaten. Hari ini kami masih menunggu kedatangannya," ujar dia.
Dimutilasi saat hubungan seks
Rinaldi Harley Wismanu (32) dimutilasi saat berhubungan badan dengan sang kekasih di pembunuh. Dia adalah Laeli Atik Supriyatin (27).
Tubuh Rinaldi Harley Wismanu dipotong-potong oleh kekasih Laeli, Djumadil Al Fajar alias DAF (26).
Hal itu dikatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana. Nana menuturkan, mulanya tersangka Laeli mengajak korban ke sebuah apartemen di wilayah Pasar Baru, Jakarta Pusat, pada Rabu (9/9/2020).
Apartemen tersebut telah dipersiapkan oleh kedua tersangka yang disewanya selama enam hari sejak 7 hingga 12 September.
Selanjutnya, pada 9 September, tersangka Laeli mengajak korban bertemu di apartemen.
Di saat bersamaan Djumadil telah bersiap-siap untuk menghabisi nyawa korban dengan bersembunyi di dalam kamar mandi apartemen berbekal batu bata dan pisau di tangannya.
Sementara itu, untuk mencairkan suasana, tersangka Laeli awalnya mengajak berbincang korban di dalam apartemen.
Bahkan, mereka disebut sempat menjalin hubungan badan.
"Ketika berhubungan DAF keluar dan mereka menyiapkan batu bata dan dipukul tiga kali dan menusuk korban tujuh kali hingga meninggal dunia," kata Nana saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/9/2020).
Setelah mengetahui korban meninggal dunia, tersangka Djumadil dan Lalei lantas menyembunyikan jenazah Rinaldi di dalam kamar mandi.
Keduanya lantas pergi keluar apartemen membeli golok dan gergaji untuk memutilasi jenazah korban menjadi 11 bagian.
"Mereka juga membeli seprai baru dan cat wana putih untuk mengecat bercak darah di tembok putih," ungkap Nana.
Sebelumnya terkuak bahwa tersangka Laeli dan Djumadil merupakan sepasang kekasih.
Mereka merencanakan pembunuhan terhadap Rinaldi dengan motif untuk menguasai hartanya.
Tersangka Djumadil berperan sebagai sosok yang membunuh dan memutilasi korban.
Sedangkan, tersangka Laeli berperan untuk merayu korban bertemu di apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Setelah dibunuh dan dimutilasi, jenazah korban disimpan di dalam dua koper dan satu ransel.
Koper dan ransel tersebut lantas disimpan oleh kedua tersangka di lantai 16 Tower Eboni unit Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, untuk kemudian direncanakan akan dikubur di rumah kontrakan yang disewanya di Depok, Jawa Barat.
"LAS dan DAF memang sudah merencana untuk membunuh korban," ucap Nana.
Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340, 338 dan 365 KUHP. Mereka terancam dengan hukum mati atau seumur hidup.
Berita Terkait
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Kenali Sinyal Kulit dan Pemicunya, Tren Perawatan Kini Bergeser ke Skin Longevity
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up