SuaraJakarta.id - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, telah memerintahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk melakukan tracking siapa saja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah kontak erat dengan Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria.
Menurut Bima, pihaknya juga saat ini sedang melakukan pengecekan Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik rektor IPB, apakah masuk ke wilayah Kota Bogor atau Kabupaten Bogor.
"Pak Rektor ini tinggal di Sentul (Kabupaten Bogor), tapi kita akan melihat apakah KTP-nya Sentul atau Kota Bogor, kita sedang koordinasikan," ujar Bima, di Bogor Jawa Barat, Sabtu (19/9/2020).
Ia mengatakan, bahwa rektor IPB sebelum dinyatakan positif Covid-19 melakukan daring (diskusi online) dan sempat tertawa.
"Pak rektor menjalani aktivitas melalui daring tadi, pagi juga koordinasi dengan IPB melalui daring dan kondisi beliau (Prof. Dr. Arif Satria) masih sehat. Bahkan masih tertawa," ucapnya.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini optimis, bahwa rektor IPB akan baik-baik saja karena sering melakukan olah raga.
"Saya optimis karena rajin olahraga juga dua atau tiga Minggu yang lalu. Saya sempat lari pagi dengan pak rektor (Prof.Dr. Arif Satria), rajin badminton sepertinya pak rektor akan baik-baik saja Insya Allah kita doakan bersama," ujarnya.
Sementara Humas IPB University, Yatri Indah Kusumastuti, menuturkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan tracking.
"Kami sedang melakukan tracking siapa saja yang bertemu dengan rektor dalam 14 hari terakhir. Untuk yang melakukan kontak dekat akan dilakukan swab atau rapid," ujarnya.
Baca Juga: Positif Corona, Rektor IPB Sempat Manggung Bareng Penyanyi Ratna Listy
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Positif Corona, Rektor IPB Sempat Manggung Bareng Penyanyi Ratna Listy
-
Rektor IPB Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pembatasan Kampus Diperpanjang
-
Rektor IPB Positif COVID-19, Kampus Terapkan Aturan Ketat
-
Tak Pakai Masker Warga Bogor Diborgol, Imparsial: Berlebihan!
-
Diborgol Sebab Tak Patuh PSBB, Pria Ini Malah Ingatkan Satpol PP Agar Salat
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa