SuaraJakarta.id - Tiga ibu hamil di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangeran,g harus menjalani perawatan secara khusus di RSUD Banten bila hasil skrining awal menyatakan ketiganya positif Covid-19.
Hal ini setelah ketiganya dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani rapid tes di Puskesmas setempat, beberapa hari lalu.
Kepala Puskesmas Pakuhaji, Umi Kulsum mengatakan, RSUD Kabupaten Banten tak memiliki penanganan khusus untuk ibu hamil.
“Kalau RSUD Banten memang ada (ruang khusus untuk ibu hamil),” ujarnya dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Rabu (30/9/2020).
Selain harus dirawat di RSUD Banten, proses persalinan ketiga ibu hamil ini jika dinyatakan positif Covid-19 mesti dilakukan melalui operasi caesar.
Kondisi tersebut, kata Umi, hanya bisa dilakukan di RSUD Banten yang memiliki ruang operasi kebidanan khusus ibu hamil.
“Di sana sudah tersedia ruangannya. Jadi, ibu hamil yang terpapar Covid-19 dan membutuhkan persalinan melalui operasi, harus dirujuk ke RSUD Banten,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Humas RSUD Kabupaten Tangerang membenarkan bahwa pusat layanan kesehatan di tempat kerjanya belum bisa menangani ibu hamil yang dinyatakan positif Covid-19.
Sebab menurutnya, RSUD Kabupaten Tangerang tidak memiliki ruang operasi khusus untuk penangan kondisi tersebut.
Baca Juga: Perobek Al Quran di Tangerang, Satrio Berstatus Mahasiswa, Baru Lulus SMA
“Iya betul, kondisinya seperti itu. Jadi memang harus dirujuk ke RSUD Banten,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya
-
Sidak Pasar hingga Supermarket, Polda Metro Pastikan Stok Beras Aman dan Sesuai HET
-
Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura
-
Wamensos Motivasi Siswa-Siswi SRT 7 dan SRT 8 Kabupaten Tangerang
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga
-
Raisa, Nadin Amizah hingga Sal Priadi Siap Ramaikan Sunset di Pantai 2026