SuaraJakarta.id - Pasien positif corona di Kota Bekasi mulai, Kamis (1/10/2020) hari ini dirawat di The Green Hotel. Syaratnya si pasien harus pasien corona tanpa gejala (OTG).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dr Rina Oktavia mengatakan prosedur yang diterapkan baik hotel akan sama dengan Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga.
"Pasien positif ini lapor dulu ke RT/RW, nanti mereka lapor ke puskesmas," kata Rina.
Setelah itu, kata Rina, pihak puskesmas akan melihat kondisi rumah pasien.
Jika rumahnya tidak layak untuk isolasi mandiri, kepala puskesmas langsung berkomunikasi dengan pihak Dinas Kesehatan.
"Bahwa mereka tidak ada gejala, tidak ada komorbit, rumahnya difoto langsung kasih ke kami nanti kami screening. Kalau memang terpenuhi syarat itu. Baru bisa kami terima di sini," kata dia.
Selanjutnya, setelah masuk ke RSD Stadion/hotel, 3 hari selanjutnya pasien akan kembali dites usap. Jika hasilnya negatif, akan ditinjau oleh dokter konsulennya.
Jika diizinkan pulang, pasien boleh pulang dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah.
"Dia masuk, tiga hari dari dia masuk itu kita lakukan swab. Kalau hasilnya negatif kita langsung konsul ke dokter konsulen, dr Antony, kalau misalnya dia bilang boleh pulang, ya kita pulangin," ujarnya.
Baca Juga: Sembuh dari COVID-19, Nunung Harus Isolasi Mandiri Selama Sebulan
"Kalau punya keluhan misalnya ada batuk atau sesak. Kita rujuk ke RS rujukan," katanya.
Sementara itu, General Manager The Green Hotel Asep Hermawan menyampaikan, mulai hari ini, hotelnya sudah bisa menerima pasien Covid-19 dengan status OTG (orang tanpa gejala).
"Sesuai kesepakatan, Green Hotel sudah siap menerima tamu isolasi, prosedur penerimaan tamu isolasi mengikuti dari tim gugus tugas atau Dinkes kota Bekasi," ujar Asep.
Adapun perjanjian kerja sama per Rabu (30/9/2020) masih dalam proses persetujuan.
Namun, sebelumnya, pihak hotel telah menyepakati pra perjanjian sementara yang berisi kontrak penggunaan hotel sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 selama sebulan mulai 1 Oktober hingga 31 Oktober 2020.
Sebanyak 90 kamar disiapkan untuk pasien Covid-19 dengan total 150 tempat tidur.
Berita Terkait
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"
-
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP