SuaraJakarta.id - Pembunuh pemulung di emperan toko Bekasi ternyata pemulung juga. Ini berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian.
Kejadian pembunuhan sadis itu di Cikarang, Kabupeten Bekasi, Jawa Barat. Ada 2 orang yang menjadi tersangka. Mereka semua adalah pemulung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan bahwa kedua tersangka masing-masing berinisial P (49) dan K (34).
"Profesinya sama, dia juga pemulung, biasa membawa gerobak," kata Yusri di Polres Kabupeten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/10/2020).
Yusri mengemukakan bahwa kedua tersangka di tangkap di wilayah Grogol, Jakarta Barat. Saat hendak ditangkap, kedua tersangka sempat berupaya melawan dan melarikan diri hingga terpaksa ditembak pada bagian kakinya.
"Tindakan tegas pada saat melakukan penangkapan dia melawan petugas pada saat itu kemudian kita tindak tegas terukur sesuai SOP yang ada," ujar Yusri.
Dua pemulung di Cikarang, Kabupeten Bekasi, Jawa Barat sebelumnya dianiaya dan dirampok oleh dua orang pelaku tak dikenal.
Aksi sadis tersebut terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 30 detik itu terlihat kedua pelaku memukuli korban dengan menggunakan balok saat tengah tertidur.
Baca Juga: Pembunuh Pemulung di Emperan Toko Bekasi Ada 2 Orang
Akibat perbuatan tersebut, satu pemulung bernama Udin Rojudin (78) meninggal dunia. Sedangkan, Kusnan (63) mengalami luka-luka hingga dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
Dari Pemilah Sampah hingga Menang Pilkades, Begini Cerita Surya bin Samid
-
Jumhur Hidayat Ingin Pemulung Dimuliakan, Sebutan Bakal Diubah Jadi 'Pemilah Sampah'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Bantar Gebang Ditargetkan Beres 2027, Pemerintah Soroti Nasib 4.000 Pemulung
-
Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal