SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta masih melanjutkan pengerjaan proyek underpass Senen extension, Jakarta Pusat di tengah pandemi Covid-19. Bahkan saat ini pembuatan terowongan tambahan tersebut sudah mencapai 88 persen.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan Sisa 12 persen pengerjaan ini bakal dikebut. Ia sendiri menargetkan masyarakat sudah bisa menggunakannya pada Desember.
"Sudah 88 persen. Insya Allah bulan Desember sudah bisa digunakan," kata Hari saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2020).
Pada tahapan sekarang, kontraktor tengah mengerjakan beberapa fasilitas tambahan dan penyelesaian akhir. Di antaranya proses finishing dinding Aluminium Composite Panel/ACP, penyelesaian Jalan Penyebrangan Orang atau JPO dan halte.
"Serta pengembalian jalan serta pedestrian yang rusak," ujarnya.
Underpass Senen Extension dibangun dengan panjang total 675 meter. Tujuan proyek ini adalah untuk memperpanjang underpass yang sudah ada untuk mengurangi kemacetan.
Tak hanya masalah kemacetan, underpass ini juga diharapkan bisa mendorong penggunaan angkutan umum. Sebab pembangunan ini juga mendukung kawasan Senen sebagai kawasan Transit Oriented Development/TOD.
Selain itu, underpass juga mendukung program Kemenhub untuk menutup perlintasan Kereta Api dari arah Cempaka Putih ke arah Simpang Senen.
Dalam draf rancangan proyek yang diterima, underpass ini juga dibuat asri dan estetik dengan disiapkannya pot bunga atau planter box bermotif betawi, dinding penutup dibuat dari ACP bermotif betawi, juga dinding underpass existing dipercantik dengan pencahayaan.
Baca Juga: Selama PSBB Pengetatan, Pemprov DKI Tutup Sementara 190 Perusahaan
Berita Terkait
-
Car Free Day di Jakarta Dipertimbangkan Digelar Sabtu dan Minggu
-
Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS
-
Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian
-
Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar