SuaraJakarta.id - Iin Solihin (37), pekerja kuli bangunan, tega menghabisi nyawa rekan kerjanya bernama Jang Deni Iksan (30) pada, Jumat (23/10/2020).
Peristiwa penganiayaan ini terjadi di salah satu ruko yang sedang dibangun di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Konflik antar keduanya dipicu masalah utang. Pelaku kesal korban tak melunasi utang mereka berdua di kantin.
Padahal, Solihin sudah menitipkan uang untuk melunasi utang kebutuhan mereka berdua sebesar Rp 900 ribu. Namun uang itu ditilap Deni.
Solihin baru mengetahui uang itu belum dibayarkan saat ditegur pemilik kantin dan tak dilayani karena utangnya Rp 900 ribu belum dilunasi.
"Setelah tahu, pelaku kemudian menegur korban. Setelah itu, karena malu kepada pemilik kantin, pelaku kemudian pinjam uang kepada orang lain untuk melunasi utangnya Rp 900 ribu," kata Kapolsek Pagedangan AKP Efri saat dihubungi Suara.com, Sabtu (24/10/2020).
Kasus penganiayaan itu, lanjut Efri, terjadi di ruko yang sedang dalam tahap pembangunan oleh korban dan pelaku.
Pelaku melancarkan aksinya ketika jam istirahat sekira pukul 12.00 WIB.
"Saat jam istirahat, pelaku melihat korban mengantongi obeng. Padahal biasanya tidak. Itu membuat pelaku merasa terancam setelah dirinya menegur korban karena utangnya tidak dibayar," ungkap Efri.
Baca Juga: Ngaku Jadi Timses Gibran, Pria Ini Memacari dan Menganiaya Seorang Wanita
Karena merasa terancam, pelaku kemudian langsung memukul bagian kepala korban menggunakan benda tumpul hingga beberapa kali.
"Dari keterangan saksi, kepala korban dipukul lebih dari tiga kali hingga kepalanya berdarah," terang Efri.
Setelah dianiyaya, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida, Gading Serpong, Kelapadua, Kabupaten Tangerang. Namun nyawanya tak tertolong.
Pelaku yang diamankan oleh para saksi sesama kuli proyek itu, kemudian diringkus oleh Polsek Pagedangan wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.
Sementara jenazah korban, dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta untuk kepentingan autopsi.
Antara korban dan pelaku merupakan teman dan tetangga di Sumedang. Di dalam proyek, Solihin sebagai kuli tukang dan Deni sebagai kenek tukangnya.
Berita Terkait
-
Warga RI Mulai Cemas! Keyakinan Ekonomi Juli 2026 Turun, Cicilan Malah Naik
-
Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026