SuaraJakarta.id - Meski Indonesia dinyatakan resesi, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada jelang akhir pekan ini dibuka menguat. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka menguat di level Rp 14.255 per dollar AS.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, penguatan rupiah pada pembukaan hari ini didorong dari kondisi dalam negeri yang kondusif setelah disahkannya UU Cipta Kerja.
"Sinyal pemulihan ekonomi dari PDB kuartal III juga membantu penguatan," ujar Ariston dalam riset hariannya, Jumat (6/11/2020).
Selain itu, tutur Ariston, perhitungan suara yang belum selesai dan tuduhan manipulasi suara ternyata tidak mencegah pasar mengantisipasi potensi kemenangan Joe Biden di Pemilu AS 2020 dengan masuk ke aset-aset berisiko.
"Penguatan besar rupiah kemarin bisa menjadi momentum penguatan hari ini," imbuhya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Bagian dari CSR, BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Puluhan Purna PMI di Cirebon
-
Man Aur Tan Hadirkan Kuliner India Autentik, Lebih Praktis via GoFood dari Manhattan Hotel Jakarta
-
MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris