SuaraJakarta.id - Klub asal Malaysia, Terengganu FC, mengurungkan niatnya untuk mendatangkan gelandang Persija Jakarta, Evan Dimas Darmono, karena harga yang dianggap terlalu mahal.
Terengganu FC tertarik mendatangkan Evan Dimas untuk menghadapi musim 2021. Sebab, klub tersebut pada musim depan tidak hanya tampil di Liga Super Malaysia, tetapi juga AFC Cup.
Selain itu, Terengganu juga membutuhkan Evan Dimas untuk mengisi slot pemain Asia Tenggara (ASEAN) setelah klub tersebut tidak memperpanjang pemain asal Singapura, Faris Ramli.
Namun, setelah mengetahui harga Evan Dimas, niat Terengganu FC langsung ciut. COO klub tersebut, Mohd Sabri Abas, mengaku harga eks pemain Selangor FA itu terlalu tinggi bagi kantong Tererngganu FC.
"Kami memang mencari pemain dari ASEAN. Sebab kami memang perlu untuk mengisi kuota berkenaan sebagaimana yang ditetapkan Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM),” kata Mohd Sabri Abas kepada BHarian.
"Tapi karena harga yang ditawarkan untuk mendapatkan jasa pemain itu (Evan Dimas) bukan dalam kemampuan kami, kami tidak jadi untuk mengambil pemain dari Indonesia itu," lanjutnya.
"Untuk mengisi kuota berkenaan, kami akan berusaha mencari pemain lain yang sesuai dengan kemampuan kami untuk menghindari masalah keuangan klub nantinya," tuturnya menambahkan.
Evan Dimas ramai diincar klub Malaysia setelah kompetisi di Indonesia tidak jelas. Selain Terengganu, beberapa klub Malaysia yang tertarik dengan jasa pemain 25 tahun itu adalah Pahang FA, Perak FA, PJ City, dan Sabah FA
Baca Juga: Tanding Bola di Kampung Ricuh, Eks Timnas Ikutan Disuruh Pulang Sama Emak
Berita Terkait
-
Petinggi Persija Takjub Melihat Pembangunan Stadion JIS
-
Tinjau Pembangunan Stadion JIS, Petinggi Persija Merinding
-
Top Bola Sepekan: Kaya Raya, Mobil 7 Pesepak Bola Ini Ternyata Cuma Sewaan?
-
5 Hits Bola: Crouch Akui Tak Pernah Ingin Meninju Orang, Kecuali Marcelo
-
Resmi Menjadi WNI, Marc Klok Langsung Rayakan dengan Kegiatan Mulia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi