SuaraJakarta.id - Yuliani, warga Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, ditemukan tewas mengapung di Situ Cipondoh, Jumat (20/11/2020) pagi.
Diduga ibu rumah tangga tersebut tewas bunuh diri akibat depresi dinyatakan positif Covid-19.
Petugas dengan pakaian alat pelindung diri (APD) telah mendatangi kediaman korban di Jalan M. Siban RT 03/08, Kelurahan Kunciran Indah.
Pantauan SuaraJakarta.id, tampak sejumlah petugas ber-APD mendatangi rumah korban sekira pukul 13.00 WIB.
Mereka disebut tengah mempersiapkan proses salat jenazah terhadap korban.
"Iyak itu lagi mau disalatkan. Setelah itu baru dimakamkan. Dia (korban) depresi yah karena penyakit Covid-19 katanya," ujar L, pedagang warung dekat rumah korban kepada SuaraJakarta.id, di lokasi, Jumat (20/11/2020).
Senada, seorang pedagang nasi uduk, yang tak mau disebutkan namanya, juga membenarkan bahwa korban mengalami depresi karena terjangkit Covid-19.
"Padahal mah penyakit itu kan bisa disembuhkan. Tapi dia depresi sehingga katanya bunuh diri di Danau Cipondoh," ungkapnya.
Dia melanjutkan, korban berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah. Hanya saja suaminya asli orang Tangerang.
Baca Juga: Rumah Mayat Cewek Ngambang di Situ Cipondoh Ramai Petugas Ber-APD, Ada Apa?
"Kalau suaminya asli orang Tangerang sini. Makanya dia tinggal di sini. Kabarnya suaminya juga sudah tertular," sebutnya.
Sementara itu, Camat Cipondoh Rizal menjelaskan, jenazah saat ditemukan berada di pinggir Situ Cipondoh yang berdempetan dengan Jalan Eretan.
Kemudian, Rizal menuturkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) mengevakuasi jenazah korban.
"Petugas dari BPBD dan PMI melakukan evakuasi jenazah untuk dilakukan visum. Evakuasi tadi kita juga menerapkan prosedur Covid-19 dengan petugas pakai APD," sebutnya.
"Kalau soal (Covid-19) saya enggak punya kapasitas berbicara. Itu mungkin nanti pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) bisa menjelaskan lebih lanjut," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Situ Cipondoh, Kota Tangerang, dihebohkan penemuan mayat mengambang berjenis kelamin perempuan di danau, Jumat (20/11/2020).
Berita Terkait
-
Persija Kena Denda Rp90 Juta, Shin Tae-yong Sentil The Jakmania soal Kericuhan
-
Arema FC Jadi Korban Pesta Gol, Shin Tae-yong Temukan Kunci Kebangkitan Persija
-
Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter
-
Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter
-
Fabio Calonego Bangkitkan Mental Persija usai Kalah dari Persita, Arema FC Jadi Sasaran
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal
-
Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah
-
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres