SuaraJakarta.id - Warga Kampung Prumpung, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, terpaksa membawa jenazah dengan mobil polisi.
Mobil patroli itu milik Polsek Carenang. Jenazah tersebut dibawa ke TPU yang jaraknya puluhan kilometer.
Tepatnya di di Kampung Beberan, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.
"Kami kesulitan mendapatkan kendaraan sewaan karena khawatir dengan kondisi almarhum, maka keluarga sepakat meminta bantuan pinjam kendaraan Polsek," kata Muhammad Edi, salah satu ahli waris almarhum, Selasa (15/12/2020).
"Alhamdulillah atas izin Kapolsek, jenazah orang tua bisa dibawa ke pemakaman dengan diantar Briptu Yudi, anggota Bhabinkamtibmas," sambungnya.
Diketahui almarhum Saman meninggal dunia di rumah istrinya di Kampung Prumpung pada Selasa (15/12/2020).
Karena ingin melaksanakan wasiat bahwa almarhum ingin dimakamkan di kampung halamannya, pihak keluarga kemudian berusaha membawa jenazah ke Kampung Beberan.
Hanya saja pihak keluarga kesulitan karena pemilik kendaraan sewaan tidak mau membawa jenazah.
"Semua pemilik kendaraan yang saya datangi tidak mau disewa untuk mengangkut jenazah dan akhirnya kami mendapat bantuan dari Polsek," kata Edi dilansir dari Bantennews.co.id—jaringan SuaraBanten.id, grup Suara.com.
Baca Juga: Dinkes dan KPU Kabupaten Serang: Zona Merah Bukan Karena Kluster Pilkada
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Carenang, Iptu Edi Sutardi mengatakan, sudah menjadi tugas personel kepolisian dalam mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat.
Termasuk membantu dalam membantu mengangkut jenazah ataupun orang sakit dan secara kebetulan memang pada saat itu kendaraan dinas sedang tidak dipakai.
Oleh karena itu, dirinya langsung memerintahkan personel Bhabinkamtibas untuk segera mengantar jenazah tersebut.
"Dalam kesempatan itu, kami juga memberikan imbauan agar masyarakat yang ikut mengantar jenazah untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai program pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19," katanya.
Berita Terkait
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Nekat Gali Kuburan, Pria Ini Bawa Kerangka Kakaknya ke Bank Demi Cairkan Uang
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network