SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut ada sosok pak haji yang kerap memberikan uang Rp 50 ribu kepada para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jalan Sudirman-Thamrin.
Tindakan pria itu dianggap Riza membuat banyak PMKS berkumpul di pinggir jalan demi menunggu bantuan uang itu.
Seorang PMKS bernama Nur Saman (69) yang juga sempat ditemui Mensos Risma membenarkannya. Ia menyebut pak haji itu kerap berhenti di pinggir jalan dan membagikan uang sebesar Rp 50 ribu kepadanya dan rekannya yang lain.
"Ada yang ngasih duit, pakai mobil minggir dia di sini. Kayaknya pak haji ya, pak haji," ujar Saman di Jalan Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (6/1/2021).
Saman menjelaskan, tidak hanya dirinya yang diberikan uang, PMKS lainnya juga diberi uang Rp 50.000. Meski dibilang ada tiga orang, akan diberikan Rp 150.000.
"Dia nanya 'ada berapa orang pak?' Tiga orang nih, 'yang satu mana?' Lagi beli rokok nih. Terus dikasih Rp 150 ribu, satu orang Rp 50.000," kata Saman sambil mengikuti percakapannya dengan pak haji itu.
Saman menyebut pak haji itu memberikan uang kepada PMKS tidak hanya yang berada di Jalan Sudirman-Thamrin saja. Ia sendiri kerap dapat saat berada di Jalan Minangkabau, Manggarai.
"Dia mana saja dia, ke mana aja. Kadang di Menteng itu di jembatan (fly over) yang dari Menteng tuh. Suka di situ. Makanya orang suka nunggu pak haji itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Riza mengaku sudah mendapatkan laporan di kawasan Sudirman ada seorang bapak yang suka membagikan uang tunai. Para gelandangan itu menunggu datangnya pria itu sekarang ini.
Baca Juga: Gelandangan Rambut Putih yang Ditemui Mensos: Risma Itu Siapa?
"Setelah kita pelajari memang ada pak haji yang selalu, setiap malam itu memberikan uang keliling di situ sebesar Rp 50 ribu," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/1/2021).
Politikus Partai Gerindra ini menuturkan, gelandangan hanya datang di waktu tertentu atau musiman. Mereka datang ke Jalan Sudirman demi mendapatkan bantuan seperti makanan hingga uang tunai. Mereka bisa berasal dari luar daerah atau warga setempat.
"Musiman, itu musiman seperti itu terjadi juga waktu awal-awal (pandemi) Covid," ujar Riza.
Berita Terkait
-
Nur Saman, Gelandangan Jakarta Bertemu Mensos Risma Buka Suara
-
Gelandangan Rambut Putih yang Ditemui Mensos: Risma Itu Siapa?
-
Settingan atau Bukan? Ini Sosok Gelandangan yang Ditemui Mensos Risma
-
Fadli Zon Nyinyir ke Risma, Gus Mis: Tong Kosong Nyaring Bunyinya
-
Bandingkan Prestasi Risma, Gus Mis: Prestasi Fadli Zon Apa Ya?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal
-
Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah
-
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres