SuaraJakarta.id - Ketua Umum DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Ady Widjaja meminta Gubernur Anies Baswedan lebih memerhatikan kondisi pengungsian. Terlebih lagi saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung dan marak di ibu kota.
Ady menilai situasi di pengungsian sangat berbahaya bagi kelompok rentan seperti lanjut usia. Sebab angka kematian mereka adalah yang tertinggi jika terpapar Covid-19.
"Kami sangat mengkhawatirkan korban banjir yang manula, anak-anak, dan Balita. Tempat pengungsian harus bisa dimanage dengan baik jangan sampai menjadi klaster penyebaran baru Covid-19," ujar Ady dalam kepada wartawan, Minggu (22/2/2021).
Banjir mengepung Jakarta karena hujan deras pada Sabtu (20/2) sampai Minggu (21/2). Terhitung 193 RT terkena dampak dan 1.400 orang harus mengungsi karena rumahnya terendam air.
Ady juga menilai lemahnya early warning system atau sistem peringatan dini banjir menjadikan kerugian masyarakat semakin bertambah. Selain materi, di tengah pandemi ini kerugian kesehatan juga bisa saja terjadi lebih parah.
Padahal, jika Anies memiliki sistem yang memadai, maka kerugian masyarakat bisa lebih diminimalisir.
"Seharusnya banjir kali ini dapat dihindari, atau dapat diantisipasi," katanya.
Karena itu, pihaknya sudah mengerahkan bantuan kepada warga terdampak. Mulai dari pendirian dapur umum hingga pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di tempat pengungsian harus diawasi.
"Dengan mendirikan dapur umum, untuk memastikan warga yang terkena banjir bisa mendapatkan makanan saat darurat, dan bukan hanya Itu saja, kami juga memastikan memberikan kebutuhan lain seperti masker dan hand sanitizer ketempat pengungsian," pungkasnya.
Baca Juga: Warga: Banjir Surut 6 Jam yang Diucap Anies Tak Berlaku di Cipinang Melayu
Berita Terkait
-
Komunitas Harley Davidson Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
-
Tips Perencanaan Perlindungan Mobil dari Hario Asuransi Online
-
Banjir Bekasi Bikin Perjalanan KA Jarak Jauh Tujuan Jakarta Dibatalkan
-
Warga: Banjir Surut 6 Jam yang Diucap Anies Tak Berlaku di Cipinang Melayu
-
Selain Kirim Karangan Bunga Satire untuk Anies, Wanita Emas Juga Baca Puisi
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Akses Bank Makin Luas, BRI Siap Eksekusi Arahan Presiden Prabowo
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Alternatif Pembiayaan untuk Kebutuhan Anda
-
Kementerian PPPA Apresiasi Peran Perempuan dalam TJSL Pelindo
-
Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara
-
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Persija Tempuh Perjalanan Panjang ke Jakarta