SuaraJakarta.id - Sudah 18 hari Kristiana mendekam di ruang tahanan Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Wanita paruh baya itu ditangkap usai membakar suaminya Samsudin.
Akibat kasus istri bakar suami tersebut, Samsudin yang mengalami luka bakar 90 persen, akhirnya meninggal pada 11 Februari 2021 di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan.
Saat itu, Samsudin yang berprofesi sebagai driver ojol sudah dirawat dan kritis selama satu pekan. Samsudin dibakar istrinya diduga karena sang istri alami depresi.
Usai peristiwa nahas itu, kondisi Kristiana saat ini diklaim dalam keadaan baik-baik saja.
Sedangkan soal kejiwaan pelaku, kepolisian belum dapat memastikan. Alasannya karena masih menunggu dan belum mendapatkan dokter khusus kejiwaan dari RS Polri Kramat Jati.
"Masih baik-baik aja. Kita sedang mintakan dokter ahli kejiwaan. Tapi masih menunggu dari RS Polri Kramat Jati," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin saat ditemui di Serpong, Selasa (23/2/2021).
Iman memaparkan, pelaku sejauh ini masih dapat berkomunikasi dengan baik.
"Tapi dari tanda-tanda komunikasi baik-baik aja," tutur Iman.
Sebelumnya diberitakan, Kristiana tega membakar suaminya Samsudin hidup-hidup saat tertidur pulas pada Kamis (4/2/2021) dini hari. Akibatnya, Samsudin mengalami luka bakar di sekujur tubuh.
Baca Juga: Istri Bakar Suami Hidup-hidup Gegara Sering Dihajar
Usai membakar suaminya, Kristiana kabur berjalan kaki menuju Terminal Pondok Pinang, Jakarta Selatan dari kediamannya di Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Kristiana berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Tangsel di kediaman orang tuanya di Semarang pada Jumat (5/2/2021) malam.
Tak Harmonis
Salah seorang keponakan Samsudin, Syahril Sidiq mengatakan, hubungan Kristiana dengan Samsudin diketahui sudah tak harmonis sejak lama.
Dia bercerita, Kristiana diketahui mengalami depresi. Kondisi rumah tangganya dengan Samsudin pun tak harmonis.
"Kalau ribut sih enggak, istrinya bisa dibilang kayak orang depersi, sudah lama. Kadang sering ngomong sendiri. Udah nggak suka sama suaminya," ungkap Syahril.
Berita Terkait
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Terancam Dipecat, Polri Impunitas Bagi Kasat Narkoba Tangsel yang Terjerat Kasus Sabu
-
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diduga Pakai Etomidate, Bareskrim Serahkan ke Paminal
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026