SuaraJakarta.id - Hotel milik artis Cynthiara Alona digerebek tim Renakta (Remaja, anak, dan wanita) dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Selasa (16/3/2021) malam.
Penggerebekan dilakukan lantaran didapati aktivitas prostitusi di Hotel Cynthiara Alona tersebut.
Hotel yang berada di Jalan lestari, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, diduga dijadikan tempat prostitusi online.
Ketua RT 04/01 Jalan Lestari, Sentanu membenarkan adanya kejadian penggerebekan di Hotel Alona tersebut terkait prostitusi online.
Dirinya mengaku menerima laporan itu dari securiti di tempatnya.
"(Jadi benar) Ada wanita ada anak-anaknya, campur-campur lah, tapi kebanyakan anak-anak tanggunglah istilahnya tongkrongan. Jadi pas Pak Lutfi (security) mengabarkan ada penggerebekan, baru kita keluar ke sana," ujar Sentanu saat ditemui di lokasi, Kamis (18/3/2021).
"Kemarin yang saya lihat itu ada 17 (orang). Tapi mungkin ada lebih saya juga kurang paham ya," sambung.
Sentanu juga mengatakan para pekerja seks komersial itu diduga menjajakan diri melalui aplikasi MiChat.
Baca Juga: Suasana Hotel Cynthiara Alona pada H+2 Pasca Digerebek Terkait Prostitusi
"Jadi kan zaman sekarang itu kan ada aplikasi yang namanya MiChat. Jadi di aplikasi itu mereka jualan online," tuturnya.
Selain itu, Sentanu menjelaskan adanya penemuan kondom bekas di sekitaran lokasi tersebut. Hal itu berdasarkan keterangan warganya yang melapornya.
"Iya betul (sering ditemukan) seperti kondom (bekas) terus sama obat kuat," katanya.
Sentanu berharap kejadian serupa tak terulang lagi. Mengingat sebentar lagi bulan suci Ramadhan.
Sehingga, kata dia, warga dapat beribadah dengan baik tanpa merasa resah dengan keberadaan hotel tersebut.
"Harapannya ya paling tidak ada lagi yang begitu," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka
-
Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi
-
Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum
-
Selundupkan 54 Ton Batu Tembaga dan 320 Kg Sisik Trenggiling, 7 Orang Jadi Tersangka
-
Surat Panggilan Polisi Cacat Formil! Dandhy Tolak Penuhi Pemeriksaan Kasus Film Pesta Babi
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal