SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria masih berharap dapat opini wajar tanpa pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan/BPK RI. Padahal belakangan ini pihaknya sedang tersangkut isu dugaan korupsi pengaan lahan rumah DP 0 rupiah oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya.
Pemprov DKI memang mendapatkan WTP tiga kali berturut-turut di era Gubernur Anies Baswedan, yakni pada 2017, 2018, dan 2019. Opini WTP bisa terbit jika laporan keuangan dalam setahun yang dilaporkan memberikan informasi yang bebas dari salah saji material.
"Mudah-mudahan tahun ini Jakarta bisa 4 kali berturut turut memperoleh WTP," ujar Riza di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2021).
Riza memang mengakui, mengelola anggaran di Jakarta bukan hal yang mudah. Apalagi nilai anggaran termasuk yang paling besar di Jakarta dengan begitu banyak program yang harus dimaksimalkan.
"Kalau mau jujur, jakarta itu berat sekali anggarannya. Jakarta kan termasuk provinsi paling besar anggarannya berarti kan semakin berat. Kemudian ruang lingkupnya juga banyak program, banyak kegiatannya banyak tentu tidak mudah kami buat laporan BPK," ujarnya.
Meski berat, Riza mengaku selama ini Anies saat didampingi Sandiaga Uno maupun sendiri dan akhirnya ia menjadi Wakil selalu memberikan laporan secara transparan. Ia menyebut tidak ada yang disembunyikan kepada BPK.
"Di Jakarta, semua perencanaan program pelaksanaan sampai pelaporan dilakukan secara transparan terbuka sesuai dengan kaidah aturan undang-undang semuanya silahkan dicek kapan pun bisa melalui situs. Jadi tidak ada yang disembunyikan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Cek Fakta: Benarkah Serangan Iran Hancurkan Kilang Israel? Ini Faktanya
-
ART Belum Kembali Usai Lebaran? Ini 7 Cara Biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Drama Kewalahan
-
Puncak Arus Balik 28-29 Maret, Baru 36 Persen Kendaraan Menyeberang dari Sumatera ke Jawa