SuaraJakarta.id - Pedangdut Daryanti meninggal dunia karena terlindas truk. Kaki Daryanti mengalami luka parah hingga dia tidak kuat dan meninggal dunia.
Pedangdut Daryanti tewas terlindas truk, dia merupakan penyanyi dangdut lokal asal Sragen.
Pedangdut Daryanti mengembuskan napas terakhir di RS Karima Utama Kartasura, setelah mengalami luka parah pada bagian kaki yang terlindas truk.
Pedangdut Daryanti tewas kecelakaan lalu lintas di Jalan Ahmad Yani, Kantor Bank Mandiri Kartasura, Rabu (31/3/2021).
Informasi yang dihimpun wartawan, kejadian lakalantas melibatkan truk gandeng Nopol G 1912 GF dengan sepeda motor Honda Beat AD 6558 BPE yang dikendarai Daryanti, terjadi sekitar pukul 18.15 WIB.
Saat itu Daryanti berkendara dari arah utara hendak ke arah barat. Sedangkan truk gandeng yang dikemudikan Zaeri, 56, warga Kabupaten Batang berjalan dari arah timur ke arah barat.
Tepat di traffic light Kartasura, dari arah timur menyala hijau. Sementara dari arah utara saat itu traffic light masih menyala merah.
"Tapi sampai di tempat kejadian perkara (TKP) pengendara sepeda motor Beat tiba-tiba menyenggol besi pengait gandengan truk gandeng. Tanpa disadari oleh pengemudi truk hingga masuk ke dalam kolong gandengan," kata Kanit Laka Polres Sukoharjo Iptu A. Jaelani dilansir dari Solopos.com -jaringan Suara.com, Jumat (2/4/2021).
Korban pengendara sepeda motor tersebut akhinya terseret hingga 14 meter dari lokasi kejadian.
Kaki korban bahkan terlindas ban truk. Korban lantas dilarikan ke RS Karima Utama Kartasura untuk mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga: Innalillahi Pedangdut Daryanti Meninggal Dunia, Tewas Terlindas Truk
Namun nahas, korban mengembuskan napas untuk terakhir kalinya.
Sukarelawan dari Paguyuban Warga Ageng Kartasura (Pawartos) Dhenny Kristianto yang ikut mengevakuasi korban menyampaikan jika kondisi korban cukup parah. Korban mengalami luka berat di bagian kaki.
"Kakinya terlintas ban truk. Korban akhirnya tidak kuat dan meninggal dunia di rumah sakit," katanya.
Korban merupakan seorang penyanyi dangdut asal Kabupaten Sragen. Namun, dia kini menetap di Kabupaten Sukoharjo mengikuti suaminya.
Jenazah korban lantas dibawa pihak keluarga dan dimakamkan di wilayah Sambirejo, Kabupaten Sragen.
Berita Terkait
-
Suka Mabuk Sambil Acungkan Golok ke Warga, Pria di Pulogadung Tewas Terlindas Truk
-
Detik-detik Mencekam di Daan Mogot: Pemotor Oleng, Terjatuh, Lalu Tewas Terlindas Truk Boks
-
Tewas Terlindas Truk, Begini Pemicu Kecelakaan Tragis Pemotor Lansia di Daan Mogot Jakbar
-
Tragis! Terpental usai Tabrak Pembatas Jalan, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Flyover Pesing Jakbar
-
Tragis Gegara Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Mobil Boks di Pamulang
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network