SuaraJakarta.id - Polda Metro Jaya menggelar Operasi Keselamatan jaya 2021. Kegiatan ini berlangsung mulai hari ini, Senin (12/4/2021) hingga 25 April 2021 mendatang.
Operasi ini bertujuan mewujudkan keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas masyarakat.
Terutama lagi dalam hal menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi.
Di mana diharapkan dapat menciptakan rasa aman kepada warga dalam menjalankan aktivitas menurunkan tingkat kejahatan dan kecelakaan lalu lintas, dan tidak terjadinya lonjakan kasus Covid-19.
"Sehingga di dalam bulan suci ini, DKI Jakarta jadi aman, damai dan sejuk serta masyarakat sehat dan produktif. Serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap imbauan pemerintah untuk tidak mudik lebaran," Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Senin (12/4).
Fadil mengatakan, petugas akan bersifat preventif dalam Operasi Keselamatan Jaya 2021 ini.
Menurutnya, selain melakukan operasi lalu lintas, pihaknya juga fokus dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.
"Operasi Keselamatan Jaya 2021 yang akan dilaksanakan mulai hari ini hingga 25 April 2021, merupakan operasi yang bersifat preventif di dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas sebagai pra-kondisi memasuki giat operasi ketupat jaya 2021," tuturnya dikutip dari Ayojakarta.com—jaringan Suara.com.
Fadil juga mengimbau kepada masyarakat agar tak melakukan kegiatan yang menyebabkan kerumunan, serta tidak melaksanakan mudik Lebaran.
Baca Juga: 6 Panduan Ibadah Selama Ramadhan untuk Warga DKI Jakarta
"Penting untuk saat ini kita melaksanakan apel gelar pasukan, tujuannya untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi berjalan optimal sesuai sasaran yang ditetapkan," jelas Fadil.
Kemudian, lanjut Fadil, untuk mendukung Operasi Keselamatan Jaya 2021, Polda Metro Jaya menggelar program Ramadan Barokah yang menitik beratkan pada nilai kemanusiaan.
"Dalam menyambut bulan suci ramadan yang menitik beratkan pada nilai kemanusiaan yang bernuansa Islami," katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi