Tapi, karena biasanya setelahnya harus menjalankan ibadah sholat magrib dan tarawih, tak jarang banyak orang yang tidak makan makanan berat saat berbuka, melainkan makanan ringan seperti lontong, aneka gorengan, bihun dan mie goreng.
Tapi perlu diingat, selalu jaga protokol kesehatan selama menjalankan usaha ini ya. Baik ketika memproduksi takjil, maupun saat memasarkannya.
3. Menjual Kurma
Memasuki bulan Ramadan, permintaan akan buah kurma pasti akan selalu meningkat pesat karena tidak afdol rasanya jika tidak ada buah yang satu ini di rumah, saat bulan puasa.
Nah, jika kamu ingin menjadikan kurma sebagai usaha di bulan Ramadan ini, kamu harus mencari supplier yang menawarkan kualitas baik dan harga kompetitif. Perhatikan juga tanggal kadaluarsa dan izin usaha.
Selain itu, dalam proses pengemasannya kamu harus memastikan menggunakan wadah food grade yang aman untuk makanan ya!
Jangan lupa, maksimalkan platform WhatsApp dan sosial media untuk melakukan pemasaran.
Kamu juga bisa bekerjasama dengan penggiat usaha parsel, menitipkannya di warung rumahan, atau mengikuti bazar Ramadan untuk meningkatkan penjualan.
4. Busana Muslim
Baca Juga: Rahasia Tubuh Tetap Kuat Meski Berpuasa 14 Jam: Punya Tiga Cadangan Energi!
Bulan Ramadan merupakan bulan suci umat muslim, yang mana baik laki-laki maupun perempuan akan mencoba selalu memaksimalkan ibadah dari hal sekecil apapun.
Salah satu diantaranya adalah berpakaian tertutup atau berbusana muslim dalam keseharian.
Kesempatan seperti ini tidak boleh kamu lewatkan, karena membuka usaha busana muslim tidak hanya menjadi peluang bisnis selama bulan Ramadan saja tapi juga dapat kamu lanjutkan sebagai usaha tetap lho!
Bisnis busana muslim cukup menjanjikan, tidak hanya di bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri saja, namun juga pada bulan-bulan biasa.
Hal tersebut karena tren masyarakat kita yang mayoritasnya adalah muslim memiliki kecenderungan untuk berbusana muslim terutama bagi wanita.
Untuk pria, kamu bisa menawarkan baju koko, peci, dan sarung. Sedangkan untuk wanita, mukena, hijab, dan gamis, masih menjadi produk yang paling diminati.
Berita Terkait
-
Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026
-
Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
Iqbal Ramadhan Totalitas Perankan Ijal di Film Operasi Pesta Copet
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan
-
Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman
-
746 Siswa Jakarta Putus Sekolah pada 2025, Politisi PSI Salurkan Beasiswa