Seiring perjalanan waktu, sekitar tahun 1455, datanglah seorang ulama besar dari Persia singgah di Masjid Jami Kalipasir.
Ulama itu bernama Sayyid Hasan Ali Al-Husaini, atau yang lebih dikenal dengan nama Syekh Abdul Jalil.
"(Sebenarnya) tujuannya bukan ke sini, tapi Banten. Tapi singgah di sini, dengan kedatangan beliau di sini juga, masjid semakin diperbesar," papar Sjairodji.
"Pembangunan itu tinggalkan sejarah yang sampai sekarang masih ada adalah empat tiang penyanggah. Satu diantaranya pemberian Sunan Kalijaga," sambungnya.
Ia menjelaskan empat pilar yang berdiri kokoh di dalam masjid itu sama sekali tidak pernah direvitalisasi.
Meski begitu Sjairodji, tidak mengetahui makna dari empat tiang penyangga tersebut.
Dirinya menceritakan ada salah satu ulama yang mengetuk pilar itu satu per satu menggunakan tangannya.
Ulama tersebut lantas mendengar suara yang berbeda dari salah satu pilar ketika diketuk.
Dia meyakini, suara yang berbeda tersebut lantaran pilar yang dia ketuk adalah pemberian Sunan Kalijaga.
Baca Juga: Jadwal Sholat dan Buka Puasa Kota Tangerang 23 April 2021
"Yang ini adalah pemberian Sunan Kalijaga," ucap Sjairodji menirukan ucapan ulama tersebut.
Dia menambahkan, sebenarnya tidak ada arti khusus terkait keberadaan empat pilar itu. Jumlah pilar yang ada pun juga tidak merepresentasikan apa pun.
Namun,ada beberapa ulama menafsikan empat pilar tersebut seperti Khulafaur Rasyidin: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
"Ada yang mengartikan ke situ. Silakan menafsirkan ke situ, tapi pilar ini tidak punya makna," ujarnya.
Terkait makam-makam yang ada di sekitaran Masjid Jami Kalipasir, tak hanya para ulama yang dimakamkan, tapi juga umara.
Salah satu tokoh Islam yang dimakamkan di sekitar masjid tersebut adalah Hj. Murtapiah. Beliau, kata Sjairodji, merupakan pendiri pesantren perempuan pertama se-Jawa.
Berita Terkait
-
Simpang Siur Jabatan Ayu Aulia Terjawab: Pengurus Ormas, Bukan Pegawai Kementerian
-
Klarifikasi soal Jadi Tim Kreatif Menhan, Netizen Salfok Gaya Bicara Ayu Aulia seperti Orang Mabuk
-
Ada Apa dengan Cita Citata? Kasus Penganiayaan Mendadak Mencuat
-
Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Kota Tangerang Raih Penghargaan KPK
-
Sunan Kalijaga Masih Tak Terima Anaknya Dicampakkan, Ingat Lagi Kisah Cinta Taqy Malik dan Salmafina
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Lewat Mandiri Micro Fest 2025, Pelaku Usaha Mikro Catat Lonjakan Transaksi Digital 45%
-
7 Cara Mudah Bersihkan Lumpur di Rumah Setelah Banjir, Dijamin Lebih Sehat
-
6 Fakta Penting Broken Strings: Buku Aurelie Moeremans yang Viral dan Mengguncang Publik
-
Cek Fakta: Benarkah Kantor Polisi Cina Terbentuk di Morowali & Mendarat di Manado
-
Viral Pria Asing Ini Menangis Saat Tinggalkan Indonesia, Tak Kuat Berpisah dengan Nasi Padang