Setelah orang tua dan adiknya masuk Islam, Khadijah mulai mendapat wejangan nasihat soal Islam. Yakni soal waktu doa dikabulkan pada sholat Tahajud dan sholat Subuh. Diam-diam, Khadijah ternyata coba mempraktikannya sendiri.
"Saya coba wudhu liat di YouTube tanpa niat. Coba sholat tanpa baca doa. Asal sujud rukuk. Tapi saya berdoa, kasih tahu kalau Kristen itu benar dan Islam itu benar. Dan (meminta) kasih tahu mana yang paling benar," katanya penuh harap.
Aktivitas itu dilakukannya berulang. Perlahan, Khadijah belajar memakai pakaian tertutup dan akhirnya memakai hijab meskipun belum masuk Islam.
Semakin hari, dia semakin penasaran soal keyakinan agamanya. Kemudian, Khadijah sempat menanyakan soal trinitas ke salah satu gurunya yang satu agama saat itu.
Sayangnya, Khadijah tak mendapat jawaban memuaskan dan terkesan dipojokkan karena dikhawatirkan bakal pindah agama.
Baca Surat Al-Baqarah
Setelah itu, Khadijah memutuskan untuk belajar langsung dengan membaca terjemahan Al-Quran tanpa diketahui orang tuanya. Surat Al-Quran yang dia baca adalah Surat Al-Baqarah.
"Akhirnya saya belajar Islam dari Al-Quran. Saya diam-diam ambil saat semua orang sudah tidur. Surat yang pertama kali saya baca Al-Baqarah dan benar-benar ngejawab pertanyaan saya," ungkapnya.
"Saya bandingkan Alkitab dan Al-Quran, ternyata (Al-Quran) lebih rinci. Dari kematian Nabi Isa, soal Yesus, dari Tuhan itu tidak diperanakkan, Tuhan itu Esa bukan tiga. Itu benar-benar menguatkan keyakinan saya," katanya penuh keyakinan.
Baca Juga: Menelisik Masjid Jami Kalipasir Tangerang, Ada Peninggalan Sunan Kalijaga
Setelah mendapat keyakinan soal Islam, Khadijah meminta kepada orang tuanya untuk difasilitasi masuk Islam.
Permintaan itu langsung direspons orang tuanya dan mengantar Khadijah ke Pesantren Pembinaan Mualaf Yayasan An-Naba Center Indonesia di Ciputat, Tangsel.
"Saya masih ingat masuk Islam itu hari Jumat November 2019 di An-Naba dan dikasih nama Khadijah. Saya bukan nangis, tapi yang ngerasa keren banget. Katanya kalau sudah masuk Islam dosanya dihapusin seperti bayi, jadi nggak mau bikin dosa. Seminggu setelah itu, akhirnya ditawari masuk pondok, karena cuma di sini yang mau nerima saya," papar Khadijah menceritakan proses kisah mualaf dirinya.
Dijauhi dan Dicibir
Setelah masuk Islam, teman-teman dan guru Khadijah di sekolah di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terkejut. Saat itu, Khadijah dijauhi, dicibir dan tak lagi dianggap.
"Teman-teman kaget, menjauh. Ada yang minta maaf dikira gara-gara salah dia aku masuk Islam. Ada yang bilang karena orang tuanya bangkrut, jual agama, guru Kristen di sekolah juga jadi acuh. Tapi guru Islam-nya justru yang support," bebernya.
Tag
Berita Terkait
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia