SuaraJakarta.id - Penderitaan warga Palestina akibat serangan agresi militer Israel tak hanya memantik keprihatinan khalayak umum di Tanah Air. Namun juga praktisi supranatural, seperti komunitas Dukun Nusantara.
Sebagai bentuk aksi bela Palestina, para dukun akan menyerang Israel. Caranya dengan mengirim 1 juta jin untuk menyerang Israel.
Dikutip dari Solopos.com—jaringan Suara.com—aksi gabungan dukun yang akan menyerang Israel membela Palestina itu videonya beredar di media sosial.
Video itu diunggah ke YouTube dengan judul “30 Dukun Santet Israel dengan Rudal Ghaib” di kanal Kang Ujang Busthomi Cirebon.
Dalam video berdurasi 22 menit itu, terdapat salah satu orang yang berpakaian serba hitam. Lalu beberapa orang lainnya, hanya bertelanjang dada.
Mereka terlihat tengah melakukan sebuah ritual di halaman terbuka pada malam hari dengan diiringi suara gamelan.
Mereka yang mengaku sebagai perkumpulan dukun itu sedang duduk melingkar, menghadap ke sesajen sambil membaca mantra-mantra.
"Ini para dukun Nusantara akan membantu Palestina yang diserang oleh Israel," kata salah satu dukun.
Dalam video itu, Kang Ujang Busthomi lantas menanyakan kepada mereka, tentang bantuan seperti apa yang bisa diberikan oleh para dukun nusantara tersebut.
Baca Juga: Polisi ke Massa Bela Palestina: Saya Peringatkan, Tak Ada Aksi Pembakaran
"Luar biasa, maksudnya Israel mau di gimanain? Diserang gimana?" tanyanya.
"Kami akan membantu secara ghaib. Kami di sini sudah dua hari. Mau kirim santet untuk menyerang Israel," ujar dukun itu lagi.
Karena penasaran Kang Ujang Busthomi kembali menanyakan tentang media yang digunakan untuk menyerang Israel.
"Ngirimnya gimana? Pakai media apa?" tanya Kang Ujang.
"Pakai media jin, rudal jin, rudal ghaib. Kalau Israel nembak, tidak mempan akan berbalik sendiri ke sana. Saya akan balas sama perkumpulan," timpal dukun tersebut.
Alih-alih dianggap serius, kebanyakan netizen justru menjadikan aksi dukun santet sebagai bahan candaan.
Berita Terkait
-
Mossad Israel Pecat 2 Pejabat Senior Usai Rencana Gulingkan Pemerintah Iran Gagal
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Israel Makin Jauh dari Amerika, Benjamin Netanyahu Mau Serang Iran Sendiri
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir